Belajar Trading Saham

‚Äč

Beberapa hari yang lalu Indosat mengundang blogger untuk mengikuti training ISTC bertempat di auditorium 4 gedung Indosat Ooredoo. Indosat bekerja sama dengan Bursa Eek Indonesia dan Trimegah Securities telah meluncurkan aplikasi Bursa Saham yang memudahkan orang muda profesional agar bisa berinvestasi di pasar modal. Aplikasinya disebut ISTC ini adalah debut CSR Indosat untuk memudahkan generasi muda mengenal dan memahami pasar modal dengan baik. Sebab generasi muda Indonesia adalah generasi yang paling gemar bermain gadget. Maka dari itu ISTC ini di luncurkan, dan setelah nya berbagai training akan sering dilakukan yang diproritaskan kepada generasi muda.

Dalam hal ini diajarkan beberapa hal tentang saham dan seluk beluk perdagangan dari A Sampai Z. Bagi yang tidak mempunyai latar belakang ekonomi memang agak lama untuk menangkap esensi dari perdagangan ini. Dengan adanya pembelajaran dan aplikasi realtime untuk mencoba perdagangan saham sangat membantu sekali untuk pemula untuk belajar.

Ada dua metode dalam melihat pergerakan saham, yaitu dengan metode teknikal atau metode fundamental. Dengan tools ini kita bisa analisa pergerakan saham secara realtime di pasar bursa.

Nah yang mau belajar realtime perdagangan saham bisa daftar di sini. Setelah berhasil, download aplikasi ISTC di Google Play. Syarat utama untuk bisa belajar harus menggunaka Nomor Indosat Ooredo.

Jika setelah selesai nanti akan diberikan modal uang virtual sebanyak Rp 50.000.000 untuk proses belajar. Jadi kita bisa merasakan secara langsung bagaimana kita mengelola asset virtual secara langsung. 

Yang menarik sampai Januari ini akan dipilih yang pertumbuhan assetnya bertambah secara signifikan. Akan di pilih 16 finalis yang memiliki asset terbesar. 

Saya mencoba memang tidak mudah untuk bisa asset bertumbuh secara signifikan. Kita harus pantau perkembangan perusahaan yang kita akan kelola. Pergerakan sangat cepat sekali perubahan asset, jika salah memilih bisa jebol asset kita.

Semoga Corporate Social Responsibility dari Indosat Ooredo ini menjadi manfaat bagi perkembangan SDM Indonesia.

Kang Dudi


    Advertisements

    Menulis Itu Mudah

    Di dunia ini semua bidang pasti sangat membutuhkan satu tulisan. Tidak ada yang terlepas dari sebuah tulisan. Maka dari itu profesi penulis tidaka pernah akan kekurangan pekerjaan. Tinggal kita bisa memaksimalkan dimana kita kuat.

    Kenapa banyak orang tidak menulis? Ada seribu satu alasan untuk tidak menulis seperti tidak ada tujuan, tidak ada waktu, tidak ada ide dan bahkan lebih banyak lagi alasan untuk tidak menulis.

    Padahal bahan tulisan itu sangat tersebar banyak sekali dalam lehidupan kita yang bisa menjadi sebuah tulisan. Contoh ibu Ahmad Fuadi yang seorang guru menulis diari setiap hari tentang apa yang dirasakannya sehari hari. Jadi banyak alasan juga untuk menulis, tidak ada alasan untuk tidak menulis.Tinggal pilih saja mau menulis atau tidak menulis?

    Menulis bisa dilatih, jadi berbekal kemauan yang kuat bisa menjadi seorang penulis. Jadi siapa kemauan kuat semua orang bisa menjadi penulis. Karena peluang pekerjaan dari menulis ini sangat banyak sekali. Terlebih di jaman digitalisasi sekarang kebutuhan penulis sangat banyak.

    Salah satu cara melatih menulis menarik bisa dengan merangkai kata yang tidak ada kaitan satu sama lain menjadi satu paragraf yang mempunyai arti. Ini bisa dilatih setiap hari sambil mengembangkan ide dan sudut pandang yang berbeda.

    Metode yang di pakai oleh Pak Bambang Trim dalam membuat sebuah tulisan, di buat outline untuk membahas satu artikel. Setelah itu riset untuk memperkuat tulisan dengan data konkrit. Yang lama biasanya mencari data pendukung untuk tulisan ini daripada menulisnya. 

    Jadi masih belum mau nulis?

    Atau akan menulis rajin menulis dari saat ini?

    Yuk kita nulis, menebarkan kebaikan kepada masyarakat umum.
    Jakarta, 9 September 2016