Cara Lain Mengisi Kemerdekaan Melalui Dunia Visual

Jaman digital sudah tidak bisa dilepaskan lagi dari namanya foto dan video. Bahkan foto dan video bisa menjadi sarana bercerita yang sangat disukai anak milenial.

Hari ini (17/8) sejumlah pengiat street fotografi mendokumentasikan perayaan kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Nyetrit selama 17 Jam 8 Menit dan 45 detik di kota Jakarta. Gimana rasanya nyetrit nonstop selama itu? Kalo kepo harus nyobain deh gimana motret nonstop. “Ojo Kakean Cangkem” kalo kata kangmas Didik Alhuda seorang pengiat street fotografi.

Meeting poin pertama di Stasiun Manggarai, dilanjut berjalan menuju daerah Bukit Duri. Merekam kegiatan 17-an di jalan bahkan gang gang sempit Jakarta. Ada sekitar 30 orang yang mengikuti acara ini, jalan iring iringan sambil mendokumentasikan Jakarta.

Dan ternyata hampir setiap daerah yang dilewati banyak sekali lomba 17 Agustusan untuk anak anak ataupun orang dewasa. Masyarakat sangat menikmati perayaan ini dengan cara masing masing. Ada yang di gang, jalan raya atau jalan kecil, semuanya sama tujuannya untuk merayakan kemerdekaan Indonesia yang sudah 74 tahun.

“Bebaskeun” tema yang dipilih untuk kegiatan ini, karena hakekat dari Street Fotografi itu lebih bebas tanpa pakem. Sing penting moto bro…..

Jadi Ojo Kakean Cangkem, cepat ambil kamera dan motret.

Salam Dikit dikit Jepret

17 Agustus 2019

Kang Dudi

Dari Kereta Bongowonto

Advertisements

Apresiasi Satgas Pertamina MOR III

Mudik adalah tradisi tahunan yang ada di Indonesia ini, banyak hal terjadi dalam tradisi mudik. Terutama perpindahan orang secara serentak menuju kampung halaman.

Di balik tradisi ini ada orang orang hebat yang melayani kebutuhan orang mudik ini. Orang orang yang rela bekerja demi kelancaran proses mudik lebaran ini.

Hari ini (25/6) telah dilakukan pemberian apresiasi Satgas Bagi Mitra Pertamina Siaga Pertamina Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat.

Tim satgas ini telah menyelesaikan semua tugasnya pada tanggal 19 Juni kemarin. Untuk Satgas BBM mulai bekerja dari tanggal 6 Mei saat awal ramadhan. Dan satgas BBM mulai bertugas dua pekan sebelum lebaran pada tanggal 21 Mei 2019. Tim ini bertugas siang malam untuk menjaga pasokan BBM dan LPG di masyarakat.

Di balik tugas ini tentu banyak sekali cerita suka dukanya dalam melayani masyarakat. Baik itu Pertamina ataupun mitra Pengusaha SPBU, Polri, Jasa Marga serta layanan bisnis Pertamina Retail dan Patra Niaga.

Dari Polres Subang kemarin AKBP Asep memberikan sedikit pengalaman selama membanyu kelancaran tugas satgas, yaitu ketika sedang pemberlakuan one way, ada salah satu SPBU sedang habis stok BBM. Bagaimana bisa menyebrang truk tangki BBM untuk bisa suplai SPBU yang habis stok. Ini mungkin satu cerita dari beratus bahkan beribu cerita satgas.

Apresiasi ini diberikan kepada mitra yang sudah melaksanakaan tugas yang tidak mudah ini selama Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Dalam hal ini Pertamina ingin memberikan apresiasi kepada para mitranya. Ini adalah langkah ynag sangat perlu dihargai untuk apresiasi kepada mitra yang melakukan tugas luar biasa. Sudah sepatutnya Pertamina memberikan apresiasi.

Ada enam katagori apresiasi yang diberikan kepada mitra, yaitu

1. Katagori mitra Pertamina Siaga, ynag turut membnatu kelancaran arus mudik. Ini pertama kalinya MOR III memberikan apresiasi kepada mitra bisnis, Pertamina Retail, Patra Niaga, Jasa Marga dan Lintas Marga Sedaya.

2. Katagori Mitra Satgas Pertamina Siaga, yang mendukung kelancaran operasional penyaluran BBM, yaituu dari Kasatlantas Polres Indramayu, Polres Garut, dan Polres Subang serta Hiswana.

3. Katagori SPBU Siaga, yang memberikan dukungan maksimal kepada Pertamina selama masa Satgas yang diberikan kepada 16 SPBU Tol dan non tol.

4. Katagori SPBU Modular dan Kios Pertamina siaga, yang memberikan dukungan penyaluran BBM bagi pemudik ynag tidak ada titik layanan SPBU.

5. Katagori Terminal BBM dan Depot LPG, ynag nonstop melayani 24 jam memenuhi pendistribusian BBM dan LPG di tengah kemacetan dna rekayasa lalu lintas, sehingga harus melakukan strategi alur pendistribusian yang di luar alur biasanya.

6. Katagori Satgas Pertamina Siaga, yang merupakan penghargaan bagi seluruh tim Pertamina yang menjadi satgas selama arus mudik balik, bertugas di lapangan ataupun di posko standby selama 24 Jam dalam 7 hari kerja.

Itulah enam apresiasi yang diberikan kepada para mitra Pertamina MOR III yang telah membantu selama masa tugas Arus mudik dan Balik Lebaran 2019.

Ada yang menarik perhatian saya selama mengikuti acara ini, yaitu adanya Call Center 135 dan SPBU Modular. Dalam tayangan video, ada seorang pemudik yang kehabisan bahan bakar di tol dan menghubungi call center 135. Tidak berapa lama ada petugas datang dengan membawa BBM ke pemesan. Ini adalah langkah konkrit dari Pertaminan MOR III dalam melayani masyarakat selama masa satgas. Salut buat layanan seperti ini, sehingga bisa langsung dirasakan oleh konsumen.

Dokumentasi Pertamina MOR III

Satu lagi terobosan yang patut di apresiasi adalah SPBU Modular. Ketika masa mudik rest area menjadi penuh sehingga tidak bisa menampung lagi pemudik yang ingin mengisi BBM. Di beberapa titik yang belum ada SPBU, pertamina membuat SPBU Modular untuk melayani masyarakat, dan ini juga sangat membantu masyarakat.

Di akhir acara saya juga di apresiasi oleh panitia dalam Instagram Challenge selama acara. Mendapatkan voucer Pertamina sebesar 1 juta. Alhamdulilah

Sukses buat Pertamina MOR III sehingga layanan terus berkembang lebih baik lagi.

Gorila Sport, Sebuah Terobosan Media Olahraga Berbasis Ilustrasi

Sekarang era Disrupsi dimana perubahan begitu cepat. Jika tidak cepat mengambil langkah akan tergerus oleh teknologi. Begitu juga dalam dunia penerbitan, sekarang koran dan majalah sudah banyak yang mengalami hal ini, karena adanya teknologi internet semua ada dalam genggaman. Bergerak bersama teknologi akan lebih ringan lagi untuk berjalan di jaman penuh perubahan ini.

Senin (18/2) saya berkesempatan hadir di acara Kumpul Gorila di Hotel Fairmont di Jakarta Selatan. Sebuah portal olahraga www.gorilasport.com yang mempunyai konten berbeda dari yang lain. Semua kontennya diisi dengan ilustrasi. Ini merupakan sebuah terobosan baru media massa berbasis ilustrasi. Belum ada media yang membuat berita melalui ilustrasi. Menurut saya ini sangat jeli dalam melihat peluang dan tantangan zaman. Karena sekarang era visual, sehingga konten visual akan lebih menarik perhatian dari netizen. Ilustrasi adalah konten visual tentu akan sangat disukai sekali oleh generasi milenial. Dengan cepat bisa melihat berita dengan ilustrasi.

Pak Johari Zein sedang memompa semangat kami

Portal ini hadir dari kecintaan kepada olah raga dan ilustrasi dari para pendirinya, yaitu Leo Tigor Pasaroan, Johari Zein dan Sheila Rooswitha untuk menghasilkan konten olahraga yang berbeda dari media lainnya. Ini orang di balik layar suksesnya Gorila Sport.

Menjelang tiga tahun www.gorilasport.com hadir, tepatnya bulan April 2016 portal ini ada. Banyak sekali perhatian dari pemerhati olahraga dan ilustrasi karena konten yang dihasilkan melahirkan kebaikan bagi komunitas.

Saya dan tokoh inspiratif Johari Zein

Pak Johari Zein salah seorang pengagasnya portal ini, juga yang membawa JNE menjadi salah satu perusahaan ekspedisi yang terdepan di Indonesia. Saya beruntung sekali bisa bertemu langsung dengan Pak Johari Zein ini. Ide agen JNE sebenarnya awalnya ingin menolong orang yang kesusahan untuk mendapatkan pekerjaan. Namun ternyata ini menjadi strategi untuk mendekatkan kepada konsumen yang tidak tertandingi oleh kompetitor yang ada. Sehingga berkembang sampai sekarang dengan jumlah karyawan mencapai 22.000 orang di seluruh Indonesia.

Beliau ingin menjadi perantara kebaikan bagi siapa saja.

Gorila sport ini juga diharapkan bisa menjadi jembatan kebaikan bagi pembacanya. Diharapkan dengan berkembangnya ini banyak ilustrator yang bisa berkarya di portal ini. Siapaun bisa menjadi kontributor Gorila Sport ini.

Dan di tahun ini Gorila akan meluncurkan 10 rubrik baru, sehingga kesempatan untuk berkarya bagi ilustrator sangat terbuka lebar. Ke 10 rubrik ini tidak melulu ngobrolin masalah olahraga namun juga keseruan yang ada di seputar olahraga. Nah apa aja rubriknya pasti akan sangat menarik perhatian kita. Salah satu rubrik baru itu adalah #Nyinyir konten yang mengkritisi dunia olahraga di Indonesia dan dunia. Pasti ini akan sangat ditunggu sekali oleh para pembaca di portal ini. Nyinyir tapi menghasilkan karya yang positif.

Memasuki ruang acara ini pun digelar ilustrasi yang pernah ditayangkan di Gorila. Dan semua sangat menarik, walau tanpa caption sudah bisa menangkap apa makna dari gambar gambar yang dihadirkan. Bukan cuma bisa tersenyum saja kita melihat ilustrasinya, namun juga memberikan inspirasi. Karena jaman ini jaman visual, maka ilustrasi juga akan menjadi sangat membantu dalam menyajikan berita dengan gaya yang berbeda. Dengan menghadirkan inovasi ini, maka konten yang dihadirkan semakin menarik perhatian.

“Gorila Sport bukan hanya sebagai pelopor media olahraga berbasis ilustraai di Indonesia saja. lebih dari itu, Gorila Sport adalah ruang berkreasi bagi para ilustrator dan pencinta olahraga di indonesia. Memasuki usia ketiga tahun, Gorila Sport akan menjalin banyak sinergi dan kolaborasi dengan para ilustrator, komikus, dan para seniman di Indonesia” ujar Matthius Chalim CEO Gorilla Sport.

Semoga langkah ini bisa jalan memulai perubahan. #antarkebaikan

Pencegahan Stunting Menuju Indonesia Sehat

Stunting
Menkes Nila Moeloek Dalam Kampanye Pencegahan Stunting (Foto Dok Kemenkes)

Indonesia sehat itu sebuah impian nyata yang dapat diwujudkan oleh masyarakat Indonesia bersama dengan pemerintah dalam membangun program kesehatan di Indonesia. Salah satu hal yang penting adalah Pencegahan Stunting harus dilakukan di Indonesia ini. Bahkan kemarin hari Minggu (16/9) dilakukan kampanye nasional tentang pencegahan stunting di Monas Jakarta.

“Cegah Stunting Itu Penting” pesan singkat ini mulai dikampanyekan kepada masyarakat luas untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang apa itu Stunting.

Tanda dimulai kampanye ini dengan pembubuhan tanda telapak tangan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang didampingi istrinya, Fery Farhati Ganis, selaku Ketua PKK Provinsi DKI Jakarta; Gubernur Banten, Wahidin Halim; Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Sri Paduka Paku Alam X; Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo; dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Kirana Pritasari.

Data stunting di Indonesia pada tahun 2013 berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) adalah sebesar 37,2%, berharap dengan adanya kampanye ini angka stunting pada tahun ini ada di angka 28%. Progres ini akan tercapai jika ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan data itu menyatakan bahwa 4 anak dari 10 anak (37,2%) mengalami stunting. Ini berdasarkan data tahun 2013.

Yuk sebelum lebih jauh bicara tentang Stunting, mari kita mengenal apa itu Stunting?

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada seribu hari pertama kehidupannya. Stunting itu dapat menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak.

Tinggi badan balita stunting lebih rendah daripada standar umurnya. Ketika beranjak dewasa anak stunting rentan terhadap penyakit, kurang berprestasi di sekolah, rentan mengalami kegemukan. Sementara itu, ketika dewasa mereka lebih mudah terkena berbagai penyakit tidak menular, seperti jantung dan diabetes.

Nah penyebab utama stunting ini adalah Gizi Buruk yang mengakibatkan tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Jadi bukan cebol stunting itu, namun salah satu indikasinya adalah tinggi badan dari anak.

Stunting
Foto Dok Kemenkes

Menkes Nila Moeloek mengatakan bahwa stunting itu adalah gagal pertumbuhan. Menkes menegaskan bahwa Indonesia harus bebas dari generasi stunting, maka pencegahan stunting itu menjadi upaya yang sangat penting. Ini pesan penting buat kita semua, untuk bisa berpartisipasi mencegah stunting di Indonesia. Karena kita pasti menjadi orang tua, kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak kita bahkan ketika masih berada di kandungan ibu.

Setelah tahu bahwa penyebab utama Stunting adalah Gizi buruk, artinya kita harus fokus memperbaiki kualitas gizi anak anak Indonesia ini. Tentunya harus dimulai dari diri kita, dan sekarang juga. Karena anak anak saya sudah beranjak remaja semua, hal yang saya lakukan adalah memberikan edukasi melalui tulisan tulisan biar masyarakat lebih paham tentang kesehatan ini. Terutama bagaimana penanganan anak dalam tumbuh kembang. Sehingga berkurang angka kekurangan gizi di masyarakat.

“Kerdil badan karena kekurangan gizi kronis ini, bisa mengakibatkan otaknya kerdil juga. Artinya anak-anak itu jadi kurang pandai,” jawab Menkes Nila Moeloek, sesaat sebelum memberangkatkan ribuan peserta long march bersama Kepala Staf Presiden, Jend. TNI (Purn) Moeldoko, dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, dr. Sigit Priohutomo, MPH.

Jadi salah satu pencegahan stunting itu mulai dari proses kehamilan, mungkin untuk para jomblo yang akan menikah pengetahuan ini juga sangat penting. Karena akan membuat generasi Indonesia yang lebih sehat.

Pesan Menkes untuk para jomblo, calon orang tua dan orang tua yang sudah punya anak, harus paham tentang pencegahan stunting ini, terutama tentang perbaikan pola makan, pola asuh dan juga memperhatikan sanitasi di sekitar lingkungan.

“Kalau tidak mau anak-anak kita stunting, kalau kasih makan anak-anak utamakan (sumber protein) untuk anak-anak dan ibu hamil dulu ya,” kata Menkes.

Untuk Bumil alias Ibu Hamil harus bisa menjaga kehamilan dengan mencukupi kebutuhan gizi bayi terutama pada 1009 hari pertama kehidupan. Ini sangat penting sekali untuk proses pencegahan stunting ini. Dan ini adalah awal pencegahan.

Artinyan selama proses kehamilan artinya sejak janin tumbuh kembang dalam masa kandungan (270 hari) sampai dengan masa pemberian ASI hingga 2 tahun (720 hari). ASi Ekslusif selama enam bulan dan makanan pendamping ASI. Ini adalah gerbang utama pencegahan stunting ini.

Dan ada yang lebih penting, masyarakat juga diharapkan untuk senantiasa menerapkan hidup sehat, dengan rajin berolahraga, perbanyak makan sayur dan buah, dan cek kesehatan secara berkala. Pokonya mah hidup Germas bisa menjadi pola hidup sehat.

Deklarasi ini menjadi titik awal penyadaran masyarakat mengenai bahaya stunting dan bagaimana upaya pencegahannya. Melalui upaya ini, diharapkan prevalensi stunting bisa diturunkan dari 37,2% (2013) menjadi 28% (2019). Saat ini Indonesia menempati rangking kelima masalah stunting ini di dunia. Berharap bisa menurun angka stunting ini dalam beberapa tahun ke depan. Karena INDONESIA sudah dalam kondisi darurat Stunting, yo kita bergerak bersama. Karena semua itu adalah tanggung jawab kita semua sebagai warna negara. Karena jika warga negara kuat otomatis negara akan menjadi kuat juga.

Dengan adanya kampanye ini mudah mudahan prevalensi stunting ini bisa menurun sesuai dengan target. Sebenarnya kita sebagai negara maritim diuntungkan dengan posisi ini. Ikan bisa menjadi makanan penambah protein sehingga masalah kekurangan gizi bisa diatasi lebih dini. Makan ikan bisa cegah stunting bisa di lihat himbau Menkes di video ini.

Di DKI Jakarta yang menjadi ibu kota masih ada terjadi stunting ini, menurut Anies Baswedan “Di DKI Jakarta, meski angkanya di bawah rata-rata nasional, namun masih sekitar 27% prevalensinya. Kita harus lebih serius memperhatikan makanan yang kita berikan kepada anak-anak untuk pertumbuhan mereka,”

Jadi stunting ini adalah masalah kita semua bukan hanya terjadi di pedesaan namun di kota metropolitan saja masih ada angka stunting. Jadi mari kita turut berpatisipasi untuk mencegah stunting ini dengan apa yang bisa kerjakan. Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri, partisipasi masyakarat juga sangat berperan untuk mencegah stunting ini. Semoga semua pemerintah daerah bisa menjalankan kampanye ini hingga tingkat pos yandu, sehingga pemahaman masyakarat akan hal ini lebih bagus.

Ada upaya yang menarik dari Istri Gubernur DKI Jakarta, selaku Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis, menyerukan pesan bagi para ibu agar selalu mengingat kata “BAGIMU” yang merupakan singkatan dari “Bahagiakan Anakmu”, “Beri Gizi yang cukup”, dan “Stimulasi indera anak kita”.

Ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi prevalensi stunting di Ibukota Republik Indonesia.

Adapun ciri yang terlihat stunting adalah tinggi badan balita stunting lebih rendah daripada standar umurnya. Ketika beranjak dewasa anak stunting rentan terhadap penyakit, kurang berprestasi di sekolah, rentan mengalami kegemukan. Sementara itu, ketika dewasa mereka lebih mudah terkena berbagai penyakit tidak menular, seperti jantung dan diabetes.

Yang mengerikan adalah efek stunting ini, tidak bisa dikembalikan seperti semula jika sudah terjadi. Terlebih, kekurangan gizi pada anak usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak. Maka, gangguan pertumbuhan ini harus segera ditangani dengan tepat

“Indonesia itu tanahnya subur, maka generasinya harus sehat, jangan stunting,” jadi pelopor di daerah masing masing untuk mencegah stunting ini.

Wisuda Imunisasi Bayi Sebuah Langkah Melindungi Generasi Bangsa

Jika membicarakan imunisasi berarti kita sedang membicarakan masa depan negeri ini. Kenapa? Karena imunisasi itu melindungi anak anak dari berbagai penyakit. Dan anak anak itu adalah aset negeri ini. Makanya berbicara imunisasi itu adalah berbicara aset negeri. Walaupun sakit itu memang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Namun kita juga harus berusaha untuk mencegah penyakit itu datang. Salah satu ikhtiar kita untuk menjadi sehat itu adalah dengan imunisasi. Hasil dari munisasi ini akan dirasakan puluhan tahun yang akan datang oleh anak kita, bukan kita sebagai orang tuanya. Jadi perlindungan imunisasi ini sepakat ya bahwa imunisasi adalah aset. Sippppppppp

Apa aja Imunisasi dasar itu?

Sebelumnya mari kita cari tau apa aja imunisasi itu. Pertama pada saat bayi kurang dari 24 imunisasi Hepatitis B (HB-0). Ini yang menjadi awal pondasi kesehatan dari seorang bayi. Ini membuat antibodi di tubuh bayi dan ini merupakan pertahanan awal kesehatan. Imunisasi Hepatitis B ini dilanjutkan di Bulan pertama, kedua dan ketiga (HB-1-3).

Pada bulan pertama ditambahkan imunisasi BCG dan Polio. Polio ini berlanjut sampai bulan ke-4. Dan di bulan ke 9 dilakukan imunisasi MR atau campak. Ini adalah benteng pertahanan dari kehidupan seorang bayi untuk masa depa.

Setelah lengkap imunisasi dasar, ada imunisasi lanjutan, yaitu imunisasi bayi bawah dua tahun (Baduta) usia 18 bulan diberikan imunisasi (DPT-HB-Hib dan Campak/MR), kelas 1 SD/sederajat diberikan (DT dan Campak/MR), kelas 2 dan 5 SD/sederajat diberikan (Td).

Seorang anak Papua sedang di imunisasi MR (Foto Dok Kemenkes)

Jadi sampai anak SD masih ada imunisasi lanjutan yang harus dijalani anak. Imunisasi lanjutan ini biar membuat antibodi menjadi lebih kuat lagi.

Nah sekarang sudah tau apa saja imunisasi dasar ini, semoga para keluarga muda lebih paham tentang pentingnya imunisasi ini.
Berdasarkan Data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menunjukkan sejak 2014-2016, terhitung sekitar 1,7 juta anak belum mendapatkan imunisasi atau belum lengkap status imunisasinya.

Berdasarkan Data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menunjukkan sejak 2014-2016, terhitung sekitar 1,7 juta anak belum mendapatkan imunisasi atau belum lengkap status imunisasinya.

Data ini menggambarkan bahwa masih ada masyarakat di Indonesia belum memberikan imunisasi kepada anak anak mereka. Diharapkan tahun ini cakupan angka imunisasi bisa meningkat hingga 100% (aamiin yaa rabbal’alamin)

Ternyata Depkes punya target untuk cakupan imunisasi ini, pada tahun ini sebesar 92,5% imunisasi dasar lengkap dan 70% HB, Hib Batuta. Berdasarkan data sementara tahun ini terhitung Januari hingga Maret imunisasi dasar lengkap mencapai 13,9%, dan imunisasi DPT-HB-Hib Baduta mencapai 10,8%. Semoga target ini bisa tercapai atau bahkan melebihi target seperti tahun lalu. Target ini akan tercapai jika terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Mencegah penyakit apa saja Imunisasi itu?

Nah kita jelaskan manfaat dari Imunisasi dan pencegahan penyakit apa saja biar lebih jelas tujuan ya imunisasi ini. Yang pertama Hepatitis B (HB) jelas untuk mencegah penyakit Hepatitis B yang dapat menyebabkan pengerasan hati yang berujung pada kegagalan fungsi hati dan kanker hati. Nah ini fungsi imunisasi HB.


Sedangkan Imunisasi BCG diberikan untuk mencegah penyakit tuberkulosis TBC, penyakit ini juga menjadi salah satu penyebab kematian.

Dan imunisasi Polio tetes yang diberikan 4 kali pada usia 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan untuk mencegah lumpuh layu. Imunisasi polio suntik pun diberikan 1 kali pada usia 4 bulan agar kekebalan yang terbentuk semakin sempurna.
Setelah itu, imunisasi Campak diberikan untuk mencegah penyakit campak yang dapat mengakibatkan radang paru berat (pneumonia), diare atau menyerang otak. Imunisasi MR diberikan untuk mencegah penyakit campak sekaligus rubella.
Rubella pada anak merupakan penyakit ringan, namun apabila menular ke ibu hamil, terutama pada periode awal kehamilannya, dapat berakibat pada keguguran atau bayi yang dilahirkan menderita cacat bawaan, seperti tuli, katarak, dan gangguan jantung bawaan.
Dan yang terakhir adalah Vaksin DPT-HB-HIB diberikan guna mencegah 6 penyakit, yakni Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, serta Pneumonia (radang paru) dan Meningitis (radang selaput otak) yang disebabkan infeksi kuman Hib.

Nah sekarang udah tau guna mencegah penyakit apa saja imunisasi itu, jadi segera bawa anak batuda kita ke tempat imunisasi.

Wisuda Imunisasi Bayi

Imunisasi Bayi

Pasti kepo tentang wisuda bayi ini ya …..

Ini merupakan salah satu program dari dinas kesehatan Propinsi Gorontalo yang sangat inovatif dalam menaikan cakupan imunisasi dasar ini. Dan kenaikan persentase bayi yang diimunisasi cukup signifikan. Program pembangunan kesehatan yang inovatif seperti ini sangat membuat senang semua pihak. Layaknya seorang sarjana memakai toga untuk mendapatkan sebuah sertifikat kelulusan imunisasi dasar. Program ini memang sangat unik dan membuat bangga para orang tua. Semua orang tua pasti bangga jika anaknya di wisuda sarjana, anggaplah ini latihan untuk belajar di wisuda. Kelak mereka akan menjadi sarjana yang membangun Gorontalo. Jadi semua orang senang dengan wisuda bayi ini.

Dalam Kunjungan Lapangan Tematik (Kunlatip) ke Propinsi Gorontalo, Ibu Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mendatangi Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (17/7) untuk langsung memberikan sertifikat dalam program tersebut.

Beliau langsung mewisuda 50 bayi berusia di bawah dua tahun (batuta) yang telah imunisasi dasar secara lengkap pada hari itu. Ibu Menteri sangat mengapresiasi program ini karena bisa melindungi generasi masa depan dengan imunisasi dasar ini.

“Saya kira ini sangat bagus, ya, untuk memotivasi orang tua anaknya nanti tumbuh sehat, cerdas dan bisa sarjana,” ujar Ibu Menteri di sela kunjungannya itu.

Sayah sempat tercengang melihat bayi bayi memakai toga digendong oleh ibu mereka. Kebayang serunya para ibu menggendong anaknya untuk mendapatkan sertifikat dari Ibu Menteri Kesehatan. Layaknya seorang sarjana yang akan menerima pengukuhan berbaris rapi guna mendapatkan sertifikat itu. Terlihat memang wajah ibu berbinar dengan mendapatkan sertifikat ini, ada rasa bangga. Namun lebih dari itu, karena jika akan memasukan anak sekolah perlu sertifikat kelulusan imunisasi ini.

Dalam satu kesempatan doorstop Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. H. Triyanto S. Bialangi, M.Kes. “Program ini salah satunya untuk memotivasi orang tua untuk membawa anaknya imunisasi.”

Program ini memang cukup berhasil menaikan cakupan imunisasi ini. Menurut Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, program ini membantu meningkatkan cakupan imunisasi di daerah dari titik awal 70 persen menjadi 93 persen.

Jadi dengan program ini, peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk membantu program pemerintah ini. Dengan membawa anaknya imunisasi berarti sedang membuat asset Sumber Daya Manusia yang tangguh tahan terhadap penyakit.

Selain itu imunisasi juga salah cara untuk menjaga kesehatan anak. Dengan melakukan imunisasi lengkap sesuai jadwal, dapat memperkuat daya tahan tubuh anak terhadap sejumlah penyakit seperti tiroid, polio, hepatitis B dan lain – lain. Maka dari itu pastikan anak – anak kita sudah mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Mungkin program seperti ini bisa di duplikasi di daerah lain, sehingga cakupan imunisasi bisa meningkat di tiap daerah di Indonesia menjadi sumber SDM yang tangguh. Dengan wisuda bayi ini diharapkan kelak menjadi sarjana harapan para orang tuanya.

Cerianua anak setelah Imunisasi (Foto Dok Kemenkes)

Keseruan Wisuda Bayi ini bisa di lihat di channel Youtube.

Mari Lindungi Generasi Bangsa Dengan imunisasi menuju Indonesia Sehat.

Siap Untuk Selamat

Musibah itu datang bisa kapan saja tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Terkadang kita lalai dalam mempersiapkan diri menghadapi musibah, baik itu mental ataupun fisik.

Pemberitahuan tentang cara evakuasi jika terjadi sesuatu biasanya di baca hanya selintas saja untuk sekedar gugur kewajiban. Namun jika musibah datang kita harus siap sedia. Nah mulai sekarang harus bener bener di baca yah manteman, biar bisa selamat.

Kalau saya sudah mulai membiasakan diri ketika datang ke tempat baru, memperhatikan rambu rambu petunjuk evakuasi jika terjadi musibah. Ini salah satu cara untuk mengetahui posisi aman jika terjadi musibah. Kita akan lebih tahu tentang di mana titik aman di lokasi itu.

Lebih khusus seperti kejadian gempa bumi di Lombok yang meluluhlantakan rumah. Yang dalam hitungan detik rumah ambruk seperti di telan bumi. Kita harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, pertama lindungi kepala dengan tangan atau barang yang ada di dekat kita. Setelah itu jangan panik cari tempat aman untuk berlindung dan menjauh dari kaca. Ini salah satu usaha kita untuk bisa selamat dari musibah.

Memang ajal itu ada waktunya, namun mempersiapkan diri untuk selamat juga merupakan salah satu ikhtiar yang harus kita usahakan. Sekecil apapun usaha itu akan sangat berarti dalam keadaan darurat itu.

Reflek kita terlatih dalam menghadapi bencana yang terjadi. Ini akan lebih memudahkan kita untuk bisa selamat. Pada akhirnya kita harus bisa menerima semua ketentuan yang telah Allah gariskan kepada kita. Kita sabar dengan semua kejadian yang menimpa kita dan tetap semangat.

Konser Gelanggang Indonesia, Penghargaan Untuk Atlet Indonesia

Sebentar lagi memasuki bulan Agustus, biasanya akan dipenuhi dengan sambutan untuk kemerdekaan RI. Namun tahun ini menjadi sangat berbeda karena Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia. Asian Games 2018 akan di gelar di Jakarta dan Palembang.

Hampir semua kota di Indonesia dipenuhi dengan logo Asian Games ini, semua masyarakat menyambut dengan sukacita pesta olahraga ini.

Semua masyarakat ingin bisa menyumbangkan karya terbaiknya untuk Asian Games ini. Satu bentuk dukungan dari para musisi adalah adanya Konser Gelanggang Indonesia yang di gagas oleh Jayakarta Symphony Orchestra (JSO) pada hari Minggu 12 Agustus 2018 di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki. Ini adalah salah satu dukungan dari musisi untuk para atlet yang akan bertanding di Asian Games. Selain atlet yang bertanding, JSO juga ingi mengapresiasi pahlawan olahraga yang sudah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, seperti Rudi Hartono, Ellyas Pical, Tiga Srikandi Panahan, dll. Di hari tuanya ada atlit yang kurang beruntung dengan kehidupannya, ini juga perlu perhatian dari masyarakat. Karena itu tema dari gelaran ini adalah “Pejuang, Selamat Bertanding”

Semoga Energy Of Asia ini akan memberikan semangat kepada para atlet kita yang akan bertanding di Asian Games dan juga para Pahlawan Olah raga kita. Indonesia tidak hanya bulutangkis yang bisa berbicara di tingkat dunia, sekarang panjat tebing, sprint 100 meter, catur semoga kedepan makin banyak atlet berprestasi.

JSO merupakan orkestra di bawah naungan Yayasan Jayakarta Nada Persada yang merupakan hasil dedikasi terhadap musik Indonesia dari Dedi Sjahrir Panigoro sebagai Pendiri dan Nathania Karina, penerima gelar Doktor of Musical Arts dari Universitas Boston yang mengambil peran selaku Direktur Musik, membina para pemusik muda berbakat Indonesia yang handal dan memberikan komitmen untuk menghasilkan karya musik yang tidak hanya profesional dan indah, namun juga memberikan sentuhan inspirasi.Dan khusus untuk gelaran konser Gelanggang Indonesia, JSO akan tampil dengan kolaborasi yang kuat dan apik dari Konduktor kondang Purwacaraka, juga Nathania Karina pun ikut berpartisipasi, bahkan juga tampil seorang Konduktor bintang tamu yang baru saja ditunjuk sebagai Direktur Musik Madison Academy of Music Singapore, Gevorg Sargsyan, seorang seniman yang menginspirasi generasinya sekaligus juga penerima Sir Georg Solti Award.

Dan khusus untuk gelaran konser Gelanggang Indonesia, JSO akan tampil dengan kolaborasi yang kuat dan apik dari Konduktor kondang Purwacaraka, juga Nathania Karina pun ikut berpartisipasi, bahkan juga tampil seorang Konduktor bintang tamu yang baru saja ditunjuk sebagai Direktur Musik Madison Academy of Music Singapore, Gevorg Sargsyan, seorang seniman yang menginspirasi generasinya sekaligus juga penerima Sir Georg Solti Award.

Konser ini akan dipimpin oleh tiga konduktor, salah satunya merupakan konduktor Internasional Gevorg Sargsyan, dua lagi Purwacaraka dan Nathania Karina. Jadi ada kolaborasi antara tiga konduktor. Sedangkan pengisi acara adalah Dira Sugandi, Giring Ganesha, Nesia Ardi, Yasashi Evelyn, Gabriel Harvianto, Sri Hanuraga, Aditya P. Setiadi dan Jakarta Youth Centre.

Hadir dalam Presscon di Menara CIMB , Mustain Sjadzali, Produser Eksekutif, Dedi Sjahrir Panigoro dan Nathania Karina menceritakan banyak mengenai Konser Gelanggang Indonesia. Bahwa pagelaran ini akan membawakan musik dari berbagai genre dengan orkestrasi sehingga akan menjadi pembeda dengan pagelaran launnya.

Bocoran lagu yang akan di bawakan antara lain adalah Padamu Negeri, Untukmu Indonesiaku, Medley Dari Sabang Sampai Merauke, Halo Halo Bandung, Maju Tak Gentar, Rayuan Pulau Kelapa, Bangun Pemudi Pemuda, Die Moldau Ma Vlast, Tanah Air, Indonesia Jaya, Carmina Burana, Wanita, Chariots of Fire, One Moment In Time, Bright As The Sun (Asian Games Theme Song), The Power of The Dream, We Are The Champion. Diakhir acara akan dinyanyikan bersama pengisi acara.

Jadi sangat tidak sabar untuk menanti tanggala 12 Agustus ini, yuk kita nonton pagelaran apik ini.

Potensi Jengkol Indonesia Ekspor ke Mancanegara

Tau jengkol, pete?

Pasti tau ya jenis makanan ini, walau agak malu mengakuinya. Karena makanan ini memang menebar bau kurang sedap, namun sebenarnya uenak banget deh. Kalo penasaran coba aja sendiri. Namun ternyata kedua makanan ini laku di mancanegara, dan tercatat eskpor yang unik dari Indonesia ini.

Ternyata potensi ekspor Indonesia itu sangat banyak sekali terlebih keragaman hayati Indonesia itu kedua setelah Brasil. Jadi jangan remehkan potensi ekspor Indonesia. Walaupun bau kurang sedap namun ternyata tercium harum mewangi dolar. Yessssss

Jadi ga usah malu lagi ngaku seneng jengkol dan pete ya, ini salah satu potensi Indonesia yang perlu dikembangkan biar makin banyak orang seneng jengkol. Ini potensi yang nyata dalam hal ketahanan pangan lokal. Sayah mah pencinta jengkol sejati, tau ini jadi lebih bangga atuh.

Itu baru dari tumbuhan belum lagi dari hewan yang punya potensi ekspor juga. Kira kira ada yang tau ga hewan apa? Kepo ga?

Domba dan kambing menjadi primadonanya, karena negara jiran membutuhkan sekitar 80.000 ekor. Tapi ada yang unik juga hewan yang di ekspor, yaitu tokek.

Hidup itu memang dinamis, bisa bergerak kemana saja dengan lincah. Sudah tahukah jika membawa hewan atau tanaman berpindah ke suatu lokasi perlu sertifikat dari badan karantina suatu negara atau wilayah?

Ada sekitar 121 Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan 693 jenis Organisme Penganggu Tanaman Karatina (OPTK) yang harus di cegah melalui Badan Karantina, karena semua jenis penyakit itu tidak ada di Indonesia. Jadi udah tau yah pentingnya Badan Karantina ini. Sip deh

Mungkin kita tidak pernah ngeh tentang hal ini. Padahal badan karantina ini usianya sudah lebih tua dari republik ini. 141 tahun, jadi pemerintah Hindia Belanda sudah perhatian terhadap masalah karantina ini, karena negara kita kedua yang paling kaya keragaman hayatinya setelah brasil.

Termasuk sayah belum tahu tentang UU karantina ini. Sabtu (30/6) blogger gathering bersama Badan Karantina. Jadi banyak pengetahuan baru tentang pentingnya Karantina.

Jadi mulai sekarang karena sudah tau tentang Badan Karantina, jadi bila membawa hewan atau tumbuhan segera minta sertifikatnya di bandara atau pelabuhan. Gampang kok prosesnya, tinggal datang lebih awal aja buat proses ini, jadi boardingnya tenang. Sehingga traveling jadi nyaman.

Selamat menikmati Indahnya Indonesiaku.

Ketika Belanja Online Selalu Dapat Diskon

Denger kata diskon itu rasanya gimanaaaaaa. Pasti mah seneng banget siapapun yang dapat diskon. Apalagi marketplace di Indonesia mulai marak dan menawarkan diskon diskon hampir setiap bulannya.

Dunia online makin terus berjaya, banyak retalier yang terusik dengan hadirnya belanja online. Apalagi jika sedang ada program Harbonas, makin besar belanja masyarakat melalui online ini. Menunggu diskon yang besar saat berbelanja. Dah dapat dipastikan bakalan susah akses pas Harbolnas itu.

Kalau ada web yang menawarkan tambahan diskon setiap saat belanja gimana rasanya? Pasti akan wow banget deh, belanja ga mesti nunggu harbolnas tapi harga miring.

Sekarang ada Smart Saver Indonesia yang menawarkan itu. Jadi belanja lewat Smartsaver akan selalu lebih hemat. Dan kabar bahagianya pendaftarannya gratis. Jadi langsung daftar aja man teman ke bit.ly/SmartsaverId untuk dapat diskon tambahan.

Yang pengen tau lebih jauh bisa kontak kontak aja ya. Happy shopping

Kuy ah

MuvOn, aplikasi Muslim Digital Ecosistem

Setelah SoftLaunching pada bulan November 2017, aplikasi MuvOn terus bertumbuh mengembangkan aplikasi ini menjadi salah satu one stop solution yang bermanfaat bagi ummat. MuvOn menjadi salah satu aplikasi Over The Top yang pertama di Indonesia. Bisa baca juga di sini

Kamis (8/3) Majlis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPI) mensosialisasaikan aplikasi Muvon sebagai bentuk Konvergensi Media yang berada di bawah MPI. Aula Ahmad Dahlan menjadi saksi lahirnya aplikasi ini.
Selain pimpinan TVMu, hadir Prof Dadang Kahmad sebagai Ketua MPI dan Bapak Edi sebagai wakil MPI.

Dawah sekarang sudah memasuki era baru yaitu era Digital, sebagai Gerakan Dawah, Muhammadiyah terus mengikuti perkembangan jaman. Karena dawah itu sangat luas.

Diharapkan dengan hadirnya Muvon ini, amal usaha yang berada di Muhammadiyah bisa bersinergi. Sehingga menjadi satu kekuatan yang lebih besar dengan bersinergi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Diharapkan dengan hadirnya aplikasi ini bisa lebih banyak lagi konten positif yang bisa dihasilkan sehingga manfaatnya akan lebih banyak dirasakan oleh masyarakat.” ujar Prof Dadang dalam kesempatan memberikan sambutanya.

Muvon ini merupakan singkatan dari Muhammadiyah Vision, sesuai dengan visi yang ingin mengembangkan gaya hidup halal di masyarakat digital sekarang ini dengan menggunakan teknologi Over The Top. Semoga dengan adanya ini kebaikan akan terus bisa disebarkan karena dawah itu menjadi kewajiban setiap muslim.

Muvon
Ketua MPI Prof Dadang sedang membeli sembako mengunakan MuvonPay

Alhamdulillah saya bersama beberapa rekan blogger hadir untuk melihat perkembangan Muvon ini. Apa sih yang menarik dari MUVON ini? Fitur utama dari MuVon ini adalah adanya beberapa fitur layanan mobile dalam satu aplikasi, yang terdiri dari fitur LIVE TV &VOD, Market Place, Social Media serta Search Engine. Sehingga orang bisa terlayani kebutuhannya dalam satu aplikasi ini.

Dan hal yang paling baru adalah MuvonPay, dengan hadirnya ini menambah manfaat dari aplikasi ini. Selain dari Google Play, aplikasi ini juga bisa di dapat dengan menggunakan smartphone khusus Muvon salah satu hasil karya anak bangsa. Saat ini juga tiap Majlis dan AUM mendapatkan satu buah HP Muvon.
Pengalaman dengan MuvonPay

Hari ini juga saya download MuvonPay, untuk bisa merasakan langsung bagaimana teknologi dapat mempermudah transaksi. Dan hadir juga beberapa tenant dalam bazzar, sehingga pengalaman menggunakan MuvonPay ini secara langsung.

Pertama download, saldo kita masih nol. Bila ingin melakukan transaksi hal pertana adalah harus TopUp saldo ke merchant yang bekerjasama. Saya juga berkesempat mencoba langsung MuvonPay dengan berbelanja di both SembakoMU. Saya belanja paket sembako Rp 50.000, Paket Ayam Telur Rp 40.000 dan Telur Rp 17.000 total Rp 107.000. Pembayaran yang saya lakukan 100.000 dengan voucher dan kekurangannya 7000 mengunakan MovonPay dan sangat praktis banget.

Semoga dengan hadirnya aplikasi ini bisa memberikan manfaat baik itu materi ataupun inmateri sehingga bisa menunjang gerakan dawah Muhammadiyah.