Apresiasi Satgas Pertamina MOR III

Mudik adalah tradisi tahunan yang ada di Indonesia ini, banyak hal terjadi dalam tradisi mudik. Terutama perpindahan orang secara serentak menuju kampung halaman.

Di balik tradisi ini ada orang orang hebat yang melayani kebutuhan orang mudik ini. Orang orang yang rela bekerja demi kelancaran proses mudik lebaran ini.

Hari ini (25/6) telah dilakukan pemberian apresiasi Satgas Bagi Mitra Pertamina Siaga Pertamina Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat.

Tim satgas ini telah menyelesaikan semua tugasnya pada tanggal 19 Juni kemarin. Untuk Satgas BBM mulai bekerja dari tanggal 6 Mei saat awal ramadhan. Dan satgas BBM mulai bertugas dua pekan sebelum lebaran pada tanggal 21 Mei 2019. Tim ini bertugas siang malam untuk menjaga pasokan BBM dan LPG di masyarakat.

Di balik tugas ini tentu banyak sekali cerita suka dukanya dalam melayani masyarakat. Baik itu Pertamina ataupun mitra Pengusaha SPBU, Polri, Jasa Marga serta layanan bisnis Pertamina Retail dan Patra Niaga.

Dari Polres Subang kemarin AKBP Asep memberikan sedikit pengalaman selama membanyu kelancaran tugas satgas, yaitu ketika sedang pemberlakuan one way, ada salah satu SPBU sedang habis stok BBM. Bagaimana bisa menyebrang truk tangki BBM untuk bisa suplai SPBU yang habis stok. Ini mungkin satu cerita dari beratus bahkan beribu cerita satgas.

Apresiasi ini diberikan kepada mitra yang sudah melaksanakaan tugas yang tidak mudah ini selama Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Dalam hal ini Pertamina ingin memberikan apresiasi kepada para mitranya. Ini adalah langkah ynag sangat perlu dihargai untuk apresiasi kepada mitra yang melakukan tugas luar biasa. Sudah sepatutnya Pertamina memberikan apresiasi.

Ada enam katagori apresiasi yang diberikan kepada mitra, yaitu

1. Katagori mitra Pertamina Siaga, ynag turut membnatu kelancaran arus mudik. Ini pertama kalinya MOR III memberikan apresiasi kepada mitra bisnis, Pertamina Retail, Patra Niaga, Jasa Marga dan Lintas Marga Sedaya.

2. Katagori Mitra Satgas Pertamina Siaga, yang mendukung kelancaran operasional penyaluran BBM, yaituu dari Kasatlantas Polres Indramayu, Polres Garut, dan Polres Subang serta Hiswana.

3. Katagori SPBU Siaga, yang memberikan dukungan maksimal kepada Pertamina selama masa Satgas yang diberikan kepada 16 SPBU Tol dan non tol.

4. Katagori SPBU Modular dan Kios Pertamina siaga, yang memberikan dukungan penyaluran BBM bagi pemudik ynag tidak ada titik layanan SPBU.

5. Katagori Terminal BBM dan Depot LPG, ynag nonstop melayani 24 jam memenuhi pendistribusian BBM dan LPG di tengah kemacetan dna rekayasa lalu lintas, sehingga harus melakukan strategi alur pendistribusian yang di luar alur biasanya.

6. Katagori Satgas Pertamina Siaga, yang merupakan penghargaan bagi seluruh tim Pertamina yang menjadi satgas selama arus mudik balik, bertugas di lapangan ataupun di posko standby selama 24 Jam dalam 7 hari kerja.

Itulah enam apresiasi yang diberikan kepada para mitra Pertamina MOR III yang telah membantu selama masa tugas Arus mudik dan Balik Lebaran 2019.

Ada yang menarik perhatian saya selama mengikuti acara ini, yaitu adanya Call Center 135 dan SPBU Modular. Dalam tayangan video, ada seorang pemudik yang kehabisan bahan bakar di tol dan menghubungi call center 135. Tidak berapa lama ada petugas datang dengan membawa BBM ke pemesan. Ini adalah langkah konkrit dari Pertaminan MOR III dalam melayani masyarakat selama masa satgas. Salut buat layanan seperti ini, sehingga bisa langsung dirasakan oleh konsumen.

Dokumentasi Pertamina MOR III

Satu lagi terobosan yang patut di apresiasi adalah SPBU Modular. Ketika masa mudik rest area menjadi penuh sehingga tidak bisa menampung lagi pemudik yang ingin mengisi BBM. Di beberapa titik yang belum ada SPBU, pertamina membuat SPBU Modular untuk melayani masyarakat, dan ini juga sangat membantu masyarakat.

Di akhir acara saya juga di apresiasi oleh panitia dalam Instagram Challenge selama acara. Mendapatkan voucer Pertamina sebesar 1 juta. Alhamdulilah

Sukses buat Pertamina MOR III sehingga layanan terus berkembang lebih baik lagi.

Advertisements

Koki Koki Cilik 2: Profesi Chef Menjadi Impian Anak Indonesia

Dunia kuliner di Indonesia sudah menjadi kian populer, bahkan wisata kuliner pun menjadi salah satu tujuan ketika sedang piknik. Seakan tidak sah piknik tidak menikmati makanan khas daerah yang dikunjungi.

Liburan sekolah juga sekarang sangat beragam untuk di isi dengan kegiatan yang positif. Cooking Camp menjadi salah satu altenatif anak anak mengisi liburan dengan belajar memasak. Tapi kegiatan ini hanya ada di film Koki Koki Cilik 2, alumni Cooking Camp ingin reuni dan kembali belajar masak.

Nah di musim liburan sekolah seperti sekarang ini, film ini bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan bersama keluarga. Bagaimana kelanjutan ceritanya mah mending nonton aja langsung tanggal 27 Juni di Bioskop kesayangan bersama keluarga.

Gimana jika belum nonton Koki Koki Cilik? Jangan khawatir pasti nyambung kok, yang pasti mah ga kalah serunya film ini. Yang namanya film pasti ada konflik yang di bangun untuk membuat cerita semakin menarik.

Alhamdulillah sayah berkesempatan ikut nonton Gala Premiere Koki Koki Cilik 2 ini di XXI Kota Kasablanka pada Kamis (20/6) bersama Komunitas ISB yang digawangi Teh Ani Berta.

Ajang reuni memang selalu bikin baper, begitu juga dengan reuni Cooking Camp ini. Seru pisan nonton film ini, bahkan untuk masakannya pun sangat mudah buat anak anak membuatnya. Memang disesuaikan dengan kemampuan anak anak. Untuk hal ini tim menggunakan konsultan chef langsung, jadi memang real bisa dilakukan oleh anak anak.

Dengan dukungan Ringgo Agus Rahman sebagai Chef Grant, makin membuat film ini lebih hidup. Karakter anak anak juga sangat menarik terutama Melly yang selalu nyerocos di antara teman temannya itu. Ada enam karakter anak alumni cooking camp, Bima (Farras Fatik) dan teman temannya ini kaget dengan kondisi Cooking Camp.

Dalam Film Koki Koki Cilik 2 ini, selain Ringgo Agus Rahman ada juga Chef Evan diperankan oleh Christian Sugiono, Adel (Kimberly Rider). Dan ke enam anak Cooking camp mereka adalah Bima (Farraz Fatik), Melly (Alifia Lubis), Kevin (Marcello), Alva (Ali Fikri), Niki (Clarice Cutie), Key (Romaria), yang baru yaitu Adit (Ahdiyat).

Film ini selain menghibur juga sarat dengan pesan moral ynag disampaikan untuk anak anak Indonesia. Dan layak untuk menjadi tontontan saat mengisi liburan anak sekolah.

Mimpi adalah kunci untuk berbuat lebih banyak lagi. Profesi chef sekarang menjadi mimpi banyak anak Indonesia.

Kalo kepo bisa lihat Trailernya di sini ya manteman.

Jangan lupa nonton ya tanggal 27 Juni nanti