Merangkai Kata Menjadi Ka(r)ya

Kembali Kopdar Kaskus Creator diadakan di PlayGround Kaskus. Edisi ketiga ini menghadirkan Genta sang penulis Thread Keluarga Tak Kasat Mata (KTKM) yang sudah tembus 11 juta viewer dan sudah dibukukan bahkan tagl 16 nanti akan Gala Premier Film Keluarga Tak Kasat Mata. Pokonya mah Wow banget deh

Wow Sebelas Juta Viewer untuk sebuah tulisan sungguh sangat banyak sekali, apalagi di Kaskus Creator bisa di konversikan menjadi rupiah. Jadi kebayang ga Genta bisa dapat berapa dari merangkai kata menjadi karya.

Menurut Genta, awalnya tidak senang membaca karena membaca itu bikin ngantuk katanya. Padahal menulis itu pasangannya membaca lho. Dengan banyak membaca akan bertambah wawasan untuk bisa menulis. Nah, saya menulis mengalir saja tidak pernah pakai kerangka, namun selalu membangun mood untuk menulis. Dan KTKM menjadi booming di Kaskus. Proses menulis memang tidak langsung jadi namun membutuhkan proses yang panjang sehingga menghasilkan karya yang disukai.

Selain Genta hadir juga Heidy Suryawan Sutradara KTKM, obrolan semakin seru setelah melihat Thriller KTKM. Tanggal 23/11 film KTKM ini akan hadir di bioskop dengan menawarkan konsep yang berbeda dalam bertutur visualnya menurut sang sutradara.

Genta seorang contoh sukses dari Kaskus Creator, sekarang semua orang bisa sukses seperti Genta di Kaskus Creator. Jadi merangkai kata menjadi karya bukan milik seseorang saja, siapapun bisa asal ada kemauan. Menjadi penulis sekarang banyak sekali jalannya, dan masing masing tulisan mempunyai takdirnya masing masing. Semoga tiap tulisan kita bisa menjadi inspirasi kebaikan.

Yuk kita berkarya untuk membangun negeri ini.

Advertisements

Gerakan Indonesia Sehat, Dimulai dari Le Minerale Water Run 2017

Sehat itu mahal, jika sudah terjadi resiko sakit maka biaya untuk penyembuhan sangat mahal. Lebih baik dilakukan Pencegahan sebelum sakit itu terjadi. Pola hidup sehat harus mulai ditumbuhkan dalam diri masing masing untuk mencegah sebelum terjadi. Karena kehidupan di kota besar yang sangat padat, untuk beraktifitas fisik agak susah dilakukan jika tidak punya kebiasan hidup sehat.

Saat ini banyak sekali penyakit degeneratif yang dialami oleh warga seperti stroke, tekanan darah tinggi, kolesterol maupun diabetes. Hal ini menjadi tantangan dan tanggung jawab kita bersama untuk bisa mencegahnya dengan sebuah gerakan hidup sehat, dengan tiga pilar pendukung nya yaitu, Move Right yaitu olahraga ringan yang teratur, Eat Right, konsumsi makanan bergizi yang seimbang dan Drink Right, konsumsi air mineral yang alami.

Melanjutkan kesuksesan kampanye di tahun 2016, Le Minerale bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengkampanyekan “Gerakan Indonesia Sehat” dengan melalui pola hidup sehat tadi diatas. “Le Minerale Water Run 2017” menjadi bagian awal dari kampanye Gerakan Indonesia Sehat itu. Diharapkan dengan adanya program ini masyarakat lebih aware terhadap kesehatan, dengan pola hidup sehat seperti Olahraga, Makan dan minum yang sehat.

“Sebagai komitmen Le Minerale dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, di tahun ini kami bersama sama IDI kembali kampaye Gerakan Indonesia Sehat dengan tujuan untuk mensosialisakan pentingnya pemahaman mengenai hidup sehat yang benar dengan melalui tiga pilar, Move Right, Eat Right dan Drink Right” ujar Bapak Febri Satria Hutama, sebagai Marketing Manager RTD Coffee & Water PT Mayora Indah Tbk.

Beberapa tahun terakhir ini, lari sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Lomba lari 5K sampai ultra marathon pun sudah banyak di gelar. Sehingga masyarakat juga terpacu untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berlari, asal jangan lari dari kenyataan aja itu tidak baik. Nah kampanye Gerakan Indonesia Sehat melalui acara “Le Minerale Water Run 2017”. Dengan acara ini diharapkan pesan tentang pola hidup sehat makin tersampaikan kepada masyarakat. Lomba ini merupakan Fun Run untuk mengedukasi masyarakat, ada dua katagori lomba Fun Run 5K dan Family Run 2K. Acara ini akan diselenggarakan di FX Lifestyle Center Sudirman, pada hari minggu (26/11). Memulai hidup sehat itu mulai dari diri kita sendiri.

Pola hidup sehat itu memang perlu kita usahakan, tidak hanya sekedar wacana saja. Seperti kata Reisa Broto Asmoro, yang selalu menyempatkan olahraga ringan setiap hari di sela kesibukannya yang padat. Selain itu juga memperhatikan asupan makanan dan minuman yang seimbang. Terutama dalam kondisi hamil, asupan gizi harus seimbang untuk kesehatan janin yang berada dalam kandungan. Untuk minum saya selalu menggunakan air yang mempunyai kandungan mineral alami, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari tegas Reisa.

dr Ulul Albab SpOG menekankan pentingnya penerapan ketiga pilar secara bersamaan bagi kesehatan tubuh kita. “Untuk memiliki pola hidup sehat, setiap individu perlu melakukan olahraga yang cukup dan teratur setiap hari agar tubuh tetap segar dan proses penuaan dapat diperlambat. Selanjutnya, menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh pun diperlukan dengan menjamin gizi seimbang untuk mencukupi kebutuhan nutrisi. Yang tidak kalah penting adalah asupan air mineral yang berfungsi sebagai kofaktor dan katalisator bagi kerja organ-organ tubuh manusia” ujar beliau dalam kesempatan konferensi pers.

Jadi ayo kita mulai gerakan tubuh kita, makan yang seimbang dan minum air mineral yang baik.

Kuy kita lari

9 Tahun Aston Marina Ancol

Dalam sebuah bisnis mencapai usia 9 tahun bisa dikatakan bisnis yang lancar jaya. Artinya bisnisnya stabil bisa berjalan selama ini. Saya di undang untuk menghadiri perayaan 9 tahun Aston Marina pada hari jumat (10/11). Perayaan ini merupakan rangkaian acara yang diadakan oleh Aston Marina, seperti pembukaan, fashion show, live cooking, beauty class dan coffee clinic. Semua acara berlangsung dari tanggal 10-12 November 2017 di sekitar Lobby Hotel.

Suasana saat pembukaan sangat meriah sekali dengan ditandai pemotongan tumpeng oleh Bapak Achmad Noer Ardan selaku General Manager Aston Marina Ancol. “Saya sedikitnya bersyukur kami telah eksis selama sembilan tahun di Jakarta Utara, semoga kedepannya tetap eksis keberadaannya,” ujar Achmad Noer Ardan. Setelah pemotongan tumpeng dilanjutkan peragaan busana dengan menampilkan koleksi Batik Gobang dari desainer Ethys Mayoshi yang menampilkan Batik dengan tema Budaya Jakarta. Kegiatan pembukaan ini berakhir dengan ramah tamah dengan para undangan.

Live Cooking

Saya juga hadir pada hari minggu untuk bisa belajar memasak pasta dari Chef Greg dengan mengunakan margarin Forvita dan Minyak Goreng Tropical. Biasanya olahan pasta itu selalu mengggunakan Olive Oil untuk memasakanya, namun dengan mengunakan margarin saja ternyata tidak kalah rasanya.

Chef Greg memberikan cara masak pasta itu seperti apa. Merebus pasta jangan sampai matang, karena nanti akan kita masak lagi dengan bumbu lainnya. Biar kematangan pas sehingga tidak over cook. Ternyata masak itu mudah sekali tinggal kemauan kita saja untuk belajar dan mau memulainya.

Klinik Kopi

Rangkaian acara peringatan 9 tahun Aston Marina adalah klinik kopi dan ini acara yang saya tunggu tunggu sekali. Bisa belajar kopi langsung dari pakarnya. Karena kopi itu makin kita belajar makin banyak yang belum tahunya.

Klinik kopi ini menghadirkan dr Anti yang membahas kopi dari segi kesehatan, Ramdhani dari Javabika yang mengulas tentang kopi dan Barista dari Aston Marina yang memberikan pengentahuan tentang cara mengolah Latte Art.

“Jangan ada gula di antara kopi” mungkin inilah yang harus di mulai untuk belajar menikmati kopi. Karena karakter kopi dari satu daerah dan daerah lainnya sangat berbeda. Jika ada gula di antara kopi maka hilanglah cita rasa kopi tersebut. dr Anti menyebutkan sekitar 2-3 cangkir kopi dalam sehari yang aman buat di konsumsi oleh kita. Tapi tanpa gula kopinya ya …… biarlah kopi membuktikan pahit mana kopi atau kisah cintamu.

Ciri foam susu yang baik itu ketika diletakan sendok teh tidak tengelam, berarti foam yang di buat bagus.

Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk membuat kopi Latte dari mulai bikin esspreso dan membuat Flothing Susunya. Kalau dari segi rasa kopi yamg saya buat tidak kalah dari Barista, namun dari segi Latte Artnya ancur deh ga berbentuk apa. Maklum lah ini pertama kali membuat Latte. Dan terus harus belajar untuk membuat sebuah bunga roseta ataupun hati.

Acara ini di kemas sangat menarik dengan moderator Faundra Hanutama Markom Manager Aston Marina. Di acara ini dibagikan vocher menginap di Aston Marina buat yang bagus membuat Latte Art.

Dengan berakhirnya klinik kopi, maka berakhir pula rangkaian acara peringatan 9 Tahun Aston Marina. Semoga terus bertumbuh dan sukses

Pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender

Dalam rangka menarik partisipasi dari masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) menggelar pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender. Ada empat puluh orang peserta yang mengikuti pelatihan ini, terdiri dari unsur Pers Mahasiswa, Blogger dan Media. Pelatihan ini merupakan batch kedua diselenggarakan di Hotel Harris Bekasi dari Kamis sampai Jumat (9/11).

Dalam pembukaan pelatihan ini Ibu Emi Agustina Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat KPPPA mengharapkan partisipasi dari masyarakat bisa mendukung program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Karena SDM Kementrian tenaganya sangat terbatas dengan jangkauan seluruh Indonesia, maka diharapkan masyarakat bisa membantu kementrian dalam sosialisasi program. Sinergi dari masyarakat ini harus di bangun bersama KPPPA, adapun yang diharapkan bisa bersinergi adalah Lembaga Riset, Media, Organ Keagamaan, Akademisi, Dunia Usaha, Organ Kemasyarakatan, Pemerintah Daerah, tentunya juga Blogger bisa bersinergi.

Dalam dua hari peserta dibekali bagaimana cara merencanakan peliputan dengan perspektif Gender. Sehingga isue tentang gender ini akan terus bergulir di masyarakat. Sehingga masyarakat bisa belajar tentang isue Gender yang sedang berkembang. Gender tidak hanya bicara tentnag jenis kelamin saja, namun lebih luas lagi.

Dengan dibekali ilmu ini diharapkan kemampuan literasi peserta bertambah sehingga dapat terbentuk komunitas literasi media yang punya minat kepada masalah gender ini. Sehingga akan lebih masif berita yang akan di buat. Diharapkan tahun depan ada tindak lanjut dari pelatihan ini, dari dua batch pelatihan akan di pilih 40 peserta untuk materi lebih dalam lagi.

Alhamdulillah saya menjadi salah satu peserta mengikuti pelatihan ini, sehingga menambah wawasan dalam perencanan liputan. Selain materi kita juga berdiskusi tentang materi gender yang beredar di masyarakat. Bagaimana kita melihat perspektif gender dalam sebuah pemberitaan. Dalam diakusi seru banget, jadi banyak angle kita bisa melihat dari satu kasus. Ini memperkaya wawasan kita dalam merencanakan peliputan.

Dalam pelatihan ini, selain materi diberikan kepada peserta, juga diberikan tugas untuk merencanakan peliputan yang berbasis gender ini. Dari tugas ini dipilih Lima orang yang terbaik dalam membuat rencana peliputan berbasis gender ini. Alhamdulillah saya menjadi satu dari lima orang tersebut.

Yang saya rasakan adalah banyak sekali manfaat yang bisa saya ambil dari pelatihan ini. Semoga saya bisa menjadi bagian yang dapat membantu KPPPA, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media tulisan. Sehingga lebih banyak orang yang bisa mendapatkan pencerahan dan tentunya Indonesia harus lebih baik.

Jempolmu Harimaumu

Hoax

Ada ungkapan yang hits jaman now adalah “Jempolmu Harimaumu” dapat diartikan celotehan di sosial media (Sosmed) bisa menjadi petaka bagi diri sendiri jika tidak hati hati. Karena kita ingin eksis di sosmed. Namun tidak dipungkiri sosmed juga dapat menjadi jalan buat menjadi terkenal di dunia nyata secara instan.

Anak Milenial tidak bisa lepas dari gawai dan eksis di sosmed. Hampir semua kegiatan berkaitan dengan gawai. Jika gawai tertinggal jadi galau karena mati gaya. Gawai menjadi salah satu sumber informasi. Informasi begitu deras masuk dalam gawai kita melalui BroadCast Message atau lainnya, jika tidak hati hati bisa membawa kita ke hotel prodeo. Karena melanggar UU ITE no 11 tahun 2008.

Jaman sekarang informasi begitu mudah di dapat, namun validitas dari informasi perlu kita verifikasi karena hoax sudah sangat merebak masuk dalam gawai kita. Kita harus pandai memilah dan memilih berita yang kita terima, terutama jika akan kita bagikan lagi kepada jaringan pertemanan kita.

Jadi kita bisa menghindar dari berita Hoax, karena akan mengancam keberagaman dan kehidupan bernegara kita. Masyarakat jadi berdebat dengan sesuatu berita yang tidak benar dan bisa mengancam perpecahan.

Apa itu Hoax?

Sebelum jauh bicara tentang hoax, mari kita cari tahu secara jelas definisinya. Hoax atau pemberitaan palsu adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, maupun April Mop. Sumber dari sini.
Jadi hoax itu adalah informasi yang tidak benar namun di buat seolah olah menjadi benar dan logis, sehingga masyarakat ikut menyebarkan berita ini tanpa disadari.

UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) no 11 Tahun 2008

Sejak tahun 2008 kita punya UU ITE yaitu nomor 11. Uu ITE no 11 tahun 2008 pasal 28, yaitu :
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Apa kaitan antara Hoax dan UU ITE?

Tadi sudah dijelaskan bahwa dalam gawai kita masuk berbagai informasi, terkadang kita ikut membagikan berita atau informasi tersebut walau belum tahu tentang kebenaranya. Sosial media yang kita miliki sudah bisa menjadi sarana untuk berbagi macam berita. Jika tidak hati hati dalam bersosmed jaman now bisa bisa kita di tahan karena UU ITE. Sudah ada beberapa contoh yang di tangkap akibat UU ITE ini.

Nah jadi sebagai warganet kita harus cerdas dalam bersosmed. Biasanya dengan membaca judul headline yang bombastis langsung membagikan kepada yang lain. Kadang judul dan isi berita tidak sama, kita harus membaca sampai tuntas jangan hanya judul berita saja. Apalagi kita akan membagikan lagi kepada warganet yang lain, kita harus betul paham apa yang ada dalam berita itu. Jadi membaca itu satu hal yang sangat penting sebelum kita berbagi dengan yang lain, ini akan meminimalisasi kesalahan.

UU ITE sudah cukup lama ada, namun masyarakat masih sangat senang untuk membagikan berita hoax. Mestinya kita juga bisa melihat sumber beritanya, dari media yang sudah kredibel atau dari media online ala ala. Filter pertama memang adalah diri kita, kita bisa memilah dan memilih berita yang bisa kita bagikan.
Karena banyak media online ala ala yang hanya memikirkan trafik websitenya saja, dengan judul bombastis, menarik orang klik dan share. Nah yang bisa membatasi informasi adalah diri kita sendiri.

Nah setelah tahu apa itu hoax dan UU ITE, apa yang bisa kita lakukan untuk bisa menjaga keberagaman di Indonesia? Sebuah pertanyaan besar yang harus bisa di jawab oleh kita sebagai warga negara. Pertama adalah kita tidak langsung membagikan berita yang kita terima. Kedua, Cros Chek kebenaran informasi atau berita, ketiga jika tidak valid, cukup sampai diri kita saja. Tidak membagikan lagi kepada orang lain.

Berdasarkan data Kementrian Komunikasi dan Informatika ada sekitar 40.000 situs penyebar hoax. Mereka memanfaatkan rasa keingintahuan dan penasaran masyarakat, sehingga produksi berita palsu seperti yang ditulis independen.id.

Salah satu cara untuk menekan hoax ini adalah dengan memperbanyak tulisan inspiratif sehingga orang semakin terpacu untuk berbuat baik. Dengan banyak tulisan akan memperkecil laju pertumbuhan hoax. Bisa di baca juga tentang hal ini di independen.id.

Ingat bahwa Jempolmu Harimaumu, bijaklah dalam bersosial media.

Kang Dudi

NB

Keterangan Foto Dokumentasi Pribadi kecuali ilustrasi Hoax sumber dari internet