Nopia Cemilan Khas Banyumas

http://www.gandjelrel.com/2017/02/blogging-competition-jepret-kuliner-nusantara-dengan-smartphone.html?m=1

Indonesia sangat kaya dengan berbagai hal, salah satu menjadi daya tarik adalah kuliner Indonesia. Tiap daerah mempunyai makanan khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Cemilan juga mempunyai kekhasan yang dipunyai, seperti Nopia cemilan khas Banyumas. Nopia ini sangat berbeda dengan Bakpia dari Yogyakarta. Saya ingin berbagi tentang Nopia ini untuk memeriahkan ulang tahun komunitas Gandjelrel.

Proses motret menggunakan Asus Zenfone 5 (photo Kang Dudi)

Hal yang pertama membedakan adalah Nopia ini mempunyai permukaan yang keras, tetapi memiliki isi yang sangat lunak. Makanan khas ini sangat digemari oleh masyarakat di Banyumas. Seperti mempunyai sensasi sendiri menikmati makanan yang keras di luar dan kenyal isinya. Cemilan ini sangat cocok menjadi teman ngopi tanpa gula. 

Nopia
Nopia Banyumas teman Ngopi (photo Kang Dudi)

Tahun 1880 Nopia mulai dikenalkan di masyarakat Banyumas oleh keluarga Tionghoa. Kemudian industri pembuatan Nopia menjadi menyebar di beberapa desa di kawasan kota lama Banyumas. Cemilan ini menjadikan salah satu makanan khas Banyumas. Saat sekarang masih bisa ditemui pembuat Nopia di desa Sudagaran, Pakunden dan Kalisube di Kecamatan Banyumas. Hal yang utama adalah mengeliat kegiatan ekonomi di daerah ini, sehingga meningkatkan penghasilan masyarakat sekitarnya.


Untuk memanggang Nopia ini digunakan tungku tradisional yang menyerupai sumur dangkal. Hal ini tetap dipertahankan sampai sekarang, selain mempertahankan rasa juga bisa mwnjadi daya tarik untuk para wisatawan melihat secara langsung pembuatan nopia ini. Dan ini merupakan keunikan dari Nopia ini yang harus dikenalkan kepada para wisatawan. Dan cemilan ini di makan langsung setelah di angkat dari tungku akan menjadi sensasi tersendiri.


Jadi keunikan dalam proses memasak Nopia ini bisa menjadi daya tarik tersendiri buat wisatawan yang datang. Tidak sekedar merasakan cemilan namun merasakan bagaimana proses membuatnya.

Sekarang Nopia ini sudah berkembang menjadi beberapa varian isinya karena permintaan konsumen. Namun di awal pembuatan Nopia hanya ada satu varian, yaitu Rasa Bawang Merah Goreng atau lebih di kenal Brambang Goreng.

Nopia ternyata mempunyai nama lain, karena luarnya sangat keras seperti kulit telur, maka punya nama lain Ndog Gludhug atau Telur Halilintar. Ukuran Nopia ini macam macam, yang ukuran besar di Sebut Nopia Gajah kalau Nopia kecil di sebut Mini Nopia (Mino).

Itu cerita tentang Nopia, sekarang saatnya untuk memperkenal Nopia ke Masyarakat lebih luas lagi. Saya akan foto dengan menggunakan Asus Zenfone 5. Biar lebih bagus fotonya saya coba eksplor menggunakan fasiktaa yang ada di HP yaitu PixelMaster Camera. Sekarang tidak perlu dengan kamera mahal untuk sekedar berbagi di dunia maya.

Fasilitas yang ada di handphone sudah lebih dari cukup untuk berbagi di sosial media. Jadi jangan khawatir lagi dengan kwalitas foto dari hp.

Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel.

Jakarta, 2 Maret 2017

Kang Dudi

 

Advertisements

8 thoughts on “Nopia Cemilan Khas Banyumas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s