Rumah Kita, Rumah Singgah Bagi Penderita Kanker

Harpan Maulana (5) dan keluarga

Harpan Maulana (5) seorang penderita kanker mata dari Lampung yang sudah hampir dua tahun menghuni Rumah Kita Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Bagi penderita kanker hal ini sangat membantu sekali.
Penyakit kanker merupakan penyakit yang butuh pengobatan yang lama dengan berbulan bulan. Selain biaya pengobatan terkadang biaya mendampingi juga menjadi beban yang tidak sedikit. YKAKI berinisiatif untuk mendirikan Rumah Kita (RK), yang merupakan Rumah Singgah bagi penderita Kanker yang sedang berobat di Jakarta. RK ini menyediakan tempat tinggal bagi anak dan satu pendampingnya selama pengobatan di Jakarta.

Pendiri Yayasan Kasih Anak Kanker IndonesiaIde awal pendirian Rumah Singgah ini, berdasarkan pengalaman dari pendiri Yayasan Ibu Ira Soelistyo ketika mendampingi pengobatan Kanker anaknya di Belanda. Karena sangat terbantu sekali dengan konsep rumah singgah bagi para penderita kanker dan pendampingnya. Terasa begitu berat pengobatan berbulan bulan ketika harus sewa apartemen atau rumah, dengan rumah singgah ini sangat terbantu sekali. Dan bertekad akan membawa konsep ini jika sudah pulang Indonesia.

YKAKI berdiri tahun 2006 dengan mulai mengontrak sebuah rumah dengan kapasitas 5 pasien. Pasien Pertama yang ditangani oleh Yayasan adalah dari daerah Nusa Tenggara Timur yang bernama Akbar dan Wahyu yang berasal dari Lombok. Di awal pendirian banyak sekali kendala yang harus dihadapi oleh para pengurusnya.

Bapak Nur Rachman GM Corporate Communication PT SAT Tbk
Sampai hari ini sudah lebih dari 700 orang yang di bantu oleh Rumah Kita ini. Tentu operasional untuk mengelola rumah kita tidak sedikit. Rumah kita ini hidup dari donasi yang diberikan, baik perorangan ataupun perusahaan yang menyalurkan dana CSR. Salah satu yang menyalurkan bantuan adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT), pengelola jaringan ritel Alfamart dengan program Donasiku. 

“Tahun 2017 ini rencananya akan membantu operasional rumah singgah dan membangun rumah singgah di daerah, yaitu Makasar, Pekanbaru, Semarang dan Malang dari program Donasiku” ujar Nur Rachman GM Corporate Communication PT SAT

Kerjasama donasi melalui jaringan ritel Alfamart ini sudah terjalin dari tahun 2014, dengan memberikan operasional rumah singgah dan membangun rumah singgah di daerah. 

Orang Indonesia itu sangat baik menurut Ibu Ira, karena Rumah Singgah ini hidup dari kebaikan mereka, kami hanya perantara saja untuk membantu anak penderita kanker. Ini adalah bukti orang Indonesia baik dan dermawan, masih banyak yang peduli dengan kesusahan orang lain. Kesusahan itu menjadi ringan ketika kita tanggung secara bersama.

Rumah singgah ini menjadi bukti, bahwa yang kita berikan bisa sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan. Seperti program donasiku ini, mengumpulkan dari recehan kembalian pembeli, jika dikumpulkan menjadi besar dan manfaat untuk yang membutuhkan.

Semoga langkah kecil ini menjadi sebuah kebaikan bagi siapa saja yang membutuhkan.

Jakarta, 20 Januari 2017

Kang Dudi

Advertisements

8 thoughts on “Rumah Kita, Rumah Singgah Bagi Penderita Kanker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s