OPPO F7 Launch Jakarta

Tags

Setelah menunggu berapa purnama akhirnya OPPO F7 resmi hadir di Indonesia. Sayah juga pernah mengulas sedikit bocoran tentang OPPO F7 ini, bisa baca juga link ini.

Di saat kompetitor bersaing dengan kelebihan dual lensa dan bokeh. F7 hadir dengan percaya diri mengusung single lens dan bokeh tetap ada. Yang menarik Lainnya adalah AI Technologi 2.0 yang menambahkan menjadi 269 titik rekognisi wajah sampai ke leher. Sehingga memungkinkan mengenal wajah lebih detil.

Bagi saya seorang tOekangpoto jalanan, sensor kamera nya menjadi satu poin memilih ponsel. OPPO F7 ini ditanam sensor kamera Sony IMX 576. Dan katanya sensor ini pertama kali dibenamkan dalam sebuah ponsel. Jadi kita akan menjadi saksi kehebatan sebuah sensor.

Aperture kamera belakang 1.8 jadi buat Low Light sudah sangat mumpuni ini kamera. Selain itu juga ada Vivid mode yang bakal memberikan sensasi warna yang menarik dalam sebuah foto.

Dan masih ada preset bawaan yang bisa membuat foto menjadi lebih hidup. Seperti misalnya akan memotret makanan, maka dapat digunakan preset ini untuk memperindah foto.

Jadi walau hanya satu lensa ternyata OPPO F7 bisa juga bokeh dengan aperture yang 1.8 ini.

Yang penasaran dengan harganya di banderol Rp 4.199.000 untuk F7 dan untuk F7 Pro atau yang 6/128 Rp. 5.499.000. Jadi buruan aja langsung cari ke outlet terdekat. Dari data penjualan selama Lima hari saja dari tanggal 13 April sudah terjual 22% dari seluruh produk OPPO. Penjualan F5 memcapai angka 22% ini selama satu bulan penjualan. Jadi konsumennya udah pada ngebet pengen punya F7.

Jadi sok atuh urang popotoan

Advertisements

Bisnis Affiliasi Marketing Itu Asyik

Tags

Berbicara bisnis di jaman now tidak akan lepas dari bisnis online. Walaupun bisnis ofline masih subur, pertumbuhan bisnis online juga naik sangat signifikan. Salah satu yang menarik untuk dipelajari adalah bisnis Affiliasi Marketing. Bisnis ini yang akan membuat pelakunya mengalami percepatan pertumbuhan omzet. Menjadi konsumen cerdas sudah saatnya.

Bicara bisnis tidak akan lepas dari omzet dan cashflow. Banyak sekali Affiliate Marketing yang ada di internet. Salah satu yang sedang tumbuh di Indonesia baru satu tahun ini. Dengan populasi penduduk Indonesia yang sangat besar tentu banyak sekali peluang dalam memasarkan produk dan jasa.
Jika sedang mencari peluang usaha Affiliate Marketing bisa di lihat www.aj.my sebuah platform bisnis jaman now yang berkembang di Malaysia. Mulai akhir tahun 2016 mulai masuk ke Indonesia, karena melihat potensi penduduk Indonesia yang sangat besar.
Dato Lawrence Theo, Fonder sekaligus CEO Affiliate Junction (AJ) berharap bisa memperluas AJ di Indonesia, bahkan inginnya semua negara Asean bisa tergabung dalam AJ. Di Malaysia sudah mencapai kurang lebih 25.000 Affiliate yang tergabung. Diharapkan di tahun 2018 ini Indonesia bisa mencapai 1000 Affiliate Pelopor.
Jadi peluang dan kesempatan untuk maju sangatlah besar dengan penduduk indonesia. Jika tertarik dengan Bisnis Affiliasi ini bisa gabung di sini. Karena di Indonesia belum banyak Affiliate yang bergabung, jadi kesempatan itu terbuka lebar.
Ayo ambil kesempatan ini. Jangan sampai menyesal keduluan orang lain. Informasi lebih jelas bisa hubungi saya langsung aja yah.

Anda Hebat, AJ Hebat

OPPO F7 Selfie Expert Segera Hadir di Indonesia

Tags

OPPO F7

Undangan Launching OPPO F7 (dok pri)

Tanggal 26 Maret 2018 OPPO F7 telah hadir di India, kemungkinan besar akan segera hadir juga di Indonesia. Pada penasaran? Ya bener tanggal 17 April 2018, OPPO F7 akan resmi di launching di Indonesia. Tempatnya masih belum di ketahui di mana.
Trend apa yang akan dihadirkan pada perangkat OPPO F7 ini? Dengan mengusung kamera depan 25 MP tentu akan memanjakan orang yang suka selfie atau swafoto. Dengan AI Beauty Technology 2.0 ini bakal ada kejutan apa lagi kita nantikan saja.
Yang akan mau beli hape baru, siap siap aja dengan perangkat OPPO F7 ini. Selain AI Beauty, di kamera nya di tambah Vivid Mode. Mode ini mampu meningkatkan saturasi, sehingga latar belakang foto lebih berwarna. Dan di perangkat OPPO F7 pun akan memiliki AR Sticker untuk membuat keseruan saat berselfie maupun berfoto bersama teman. Selfie Group akan semakin seru saja.

Dari segi tampilan fisik, hape ini dengan ukuran 6,23 inch dan mengusung konsep Super Full Screen dan resolusi Full HD+ pastinya akan membuat nyaman mata.

Untuk prosesor tetap menggunakan mediatek Helio P60 dengan RAM 4GB dan ROM 64 GB dan varian satunya lagi RAM 6 GB dan ROM 128 GB, pasti akan lebih nyaman.
OPPO F7 ini menggunakan baterai berkapasitas 3.400 mAh. Baterai ini di klaim mampu bertahan hingga 20 jam berkat adanya fitur AI Battery Management yang mengatur penggunaan daya.

OPPO F7

Penampakan OPPO F7 warna Merah (dok pri)

Untuk masalah harga sepertinya akan lebih murah dari yang di jual di India. Kita tunggu aja tanggal 17 April untuk kepastian harganya. Dan nantikan keseruan Launchingnya.

Kesan Pertama Begitu Menggoda, Selanjutnya Kapan Aja Bisa Dengan Airy Room

Tags

,

Saya gembira dihubungi panitia pelatihan foto di Semarang untuk bisa berbagi pengalaman dalam dunia fotografi yang berhubungan dunia pariwisata. Selain harus mikir bikin materi, saya juga mikir bikin rencana hunting foto.

Otak langsung berpikir akan motret apa di Semarang sesudah kegiatan berakhir. Yang masih bikin penasaran saya sebenarnya pengen motret lagi Pasar Jago Semarang. Menurut saya pasar ini sangat unik sekali dan berada di lokasi Kota Lama Semarang. Untuk hal ini tentunya harus ada waktu lebih, sehingga saya memutuskan pulang lebih lambat untuk hunting dulu. Dan saya harus cari penginapan untuk tambahan karena sudah tidak di tanggung panitia.

Dan semesta menjawab dengan datangnya email dari Local Guide Google yang memberikan diskon sebesar Rp 150.000 untuk menggunakan Airy Room. Makin asyik aja nih pikir saya, langsung download aplikasi Airy Room untuk bisa mencari penginapan di sekitar Kota Lama Semarang. Karena pasar jago ada di belakang Gereja Bleduk Semarang. Dan terus terang saya mencari yang murah, karena hanya untuk titip barang dan bobo ganteng saja. Jadi ga memikirkan fasilitas hotel yang wah. Akhirnya saya menemukan Airy Purwodinatan Pekojan Pertokoan THD Semarang yang sangat dekat Kota Lama.

Kebayang dekat kemana mana di Kota Lama, sehingga nyaman buat nyetrit. Dan sayapun langsung booking Airy Room ini untuk dua malam, dan harga yang saya dapat dan perlu saya transfer sebesar Rp. 129.084 setelah dikurangi diskon Local Guide Rp 150.000, jadi hemat kan?.

Perlu diperhatikan saat booking hanya ada waktu kurang lebih satu jam untuk melakukan pembayaran. Jadi sebelum booking lebih baik dekat dengan atm atau menggunakan internet banking biar lancar.

Snack dan air mineral sebagai sambutan dari Airy Room. (Dok Pribadi)

Pengalaman Pertama dengan Airy Room ini begitu mengoda, belum apa apa udah ketahuan hemat banyak. Jadi makin bahagialah saya ini dan akan terus mencari Airy Room dalam setiap perjalanan saya kedepannya.

Akhirnya hari yang di tunggu tiba, Perjalanan dari Magelang ke Semarang di tempuh dalam waktu kurang lebih tiga jam, dan saya penumpang kedua terakhir yang di antar kangmas supir travel dengan bantuan Gmaps karena kangmas Sopir ga tau Pekojan. Akhirnya menemukan pertokoan lokasi Airy Room Pekojan ini. Ternyata lantai satu sedang di renovasi, sehingga resepsionis ada di lantai dua. Ga sabar pengen cepet ke kamar untuk naro barang, dan melanjutkan hunting ke taman Sri Gunting Kkta Lama. Proses check in sangat cepat sekali, dengan menyebutkan booking melalui Airy Room terus di minta tanda pengenal langsung, sesudah itu langsung di kasih kunci kamar. Proses ini tidak sampai Lima menit. Nah ini bikin salut banget, karena lelah setelah perjalanan dari Magelang butuh refresh sebentar saja.

Airy Room

Penampakan Kamar Airy Room Pekojan Semarang. (Dok Pribadi)

Sudah lihat foto kamar Airy Pekojan di atas? Bersih dan sangat nyaman untuk tidur tentunya

Dan yang membuat saya tertarik dengan Airy Room ini, adanya 7 Jaminan kenyamanan yang diberikan kepada pelanggan.

  1. Kamar Bersih
  2. AC
  3. Free Wifi
  4. TV Flat
  5. Air panas
  6. Amenity Kit
  7. Air Mineral

Dan ketujuh jaminan ini saya dapatkan semuanya, Amenity Kitnya menurut saya unik dengan gambar batik Mega Mendung Cirebon. Jadi selepas kegiatan dapat beristirahat dengan nyaman sekali.

Airy Room

Ini Tujuh Jaminan dari Airy Room (dok pribadi)

Pulang ke Jakarta dengan pesawat pagi, check out pagi sangat mudah juga.

“Kamar berapa pak? “ tanya petugas kepada saya.

“202” jawab saya,

“Dari Airy Room ya Pak? Sudah selesai pak, terima kasih dan selamat jalan. “

Begitu simpel proses check out nya juga, mantap. Jika dengan kemudahan seperti ini saya yakin #KapanAjaBisa untuk menginap di Airy Room.

Walaupun tujuan utama hunting Pasar Jago gagal, karena lokasi sudah tidak di belakang Gereja Bleduk lagi, namun tetap bahagia. Dan bakal balik ke Semarang lagi tentunya.

Langsung cus ke Bandara dan meninggalkan Semarang, namun kenangan Airy Room di Semarang ini masih lekat dalam ingatan.

“Saya sudah Menginap di Airy Room, kamu kapan? ” Kalau mau diskon dari Airy Room silahkan pakai link ini untuk mendapatkan diskon Rp. 100.000 , selamat liburan

Jakarta, 8 April 2018

Kang Dudi

Ketika Belanja Online Selalu Dapat Diskon

Tags

Denger kata diskon itu rasanya gimanaaaaaa. Pasti mah seneng banget siapapun yang dapat diskon. Apalagi marketplace di Indonesia mulai marak dan menawarkan diskon diskon hampir setiap bulannya.

Dunia online makin terus berjaya, banyak retalier yang terusik dengan hadirnya belanja online. Apalagi jika sedang ada program Harbonas, makin besar belanja masyarakat melalui online ini. Menunggu diskon yang besar saat berbelanja. Dah dapat dipastikan bakalan susah akses pas Harbolnas itu.

Kalau ada web yang menawarkan tambahan diskon setiap saat belanja gimana rasanya? Pasti akan wow banget deh, belanja ga mesti nunggu harbolnas tapi harga miring.

Sekarang ada Smart Saver Indonesia yang menawarkan itu. Jadi belanja lewat Smartsaver akan selalu lebih hemat. Dan kabar bahagianya pendaftarannya gratis. Jadi langsung daftar aja man teman ke bit.ly/SmartsaverId untuk dapat diskon tambahan.

Yang pengen tau lebih jauh bisa kontak kontak aja ya. Happy shopping

Kuy ah

Mission Imposible Buat 15 Komika di SUCI 8 Kompas TV

Tags

,

Besok 31 Maret 2018 akan tayang lagi program SUCI 8, dengan tayangan audisi di Kota Surabaya. Dalam musim ke 8 ini ada beberapa hal yang berbeda dengan musim sebelumnya dan tentunya bakal bikin pecah.

Tema dari SUCI 8 ini adalah Mission Imposible sekarang 15 finalis SUCI 8 di bagi ke dalam Tiga Kelompok, Tim Pakdhe Indro, Tim Panji dan Tim Cak Lontong. Ini salah satu yang berbeda dalam musim kali ini. Jingle yang telah menemani selama tujuh tahunpun berganti pula. Bikin penasaran kan? Jangan lupa tonton besok di Kompas TV ya biar ga penasaran lagi.

Karena datang lebih awal, saya sungguh beruntung bisa melihat proses pemilihan tim komika. Dan melihat ekspresi ketika tau bergabung kepada tim siapa. Acara ini sebelum konferensi pers berlangsung. Seru aja lihat momen ini, ekspresinya beragam.

Acara konpress di pandu oleh Irvan dan Hidzi Khair, terlebih ketika 15 komika di panggil untuk memperkenalkan diri sambil oneliner satu beat.

“Saya tinggal di daerah Menteng dan ini menjadi satu satunya kebanggan bagi saya. Lu kuliah di mana? BSI (sambil nunduk), udah kerja? Ngangur (nunduk juga) tinggal di mana? Menteng sambil membusungkan dadanya” oneliner yang dibawakan Popon untuk memperkenalkan dirinya ke audiens.

Stand Up Comedy Indonesia (SUCI tidak hanya sekedar ajang pencarian bakat komedian, namun melahirkan komika yang sukses di dunia entertaimen Indonesia sebut saja Ernest Prakasa, Babe Cabita, Ge Pamungkas, Dodit Mulyadi. Regenerasi komedian lahir dari ajang ini. Dari ajang ini mereka di tempa dengan berbagai pengetahuan dan skill yang bisa digunakan dalam keseharian kelak.

SUCI 8 ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia papar Deddy Risnanto, Vice Corporate Secretary Kompas TV. Inilah wajah 15 finalis yang terbagi ke dalam Tiga Kelompok.

SUCI 8

Kelompok Cak Lontong : Haris-Sidoarjo, Oki-Jakarta, Yudha-Jakarta, Ipin-Bekasi, Bintang Bete-Bekasi.

SUCI 8

kelompok Indro Warkop : Popon-Jakarta, Agungprov- Bogor , Bhakri-Bogor, Riztegh-Medan, Joshua-Manado.

SUCI 8

Kelompok Panji : Wahyu Togog-Sidoarjo, Fianita-Ponorogo, Ken-Malang, Arif-Bekasi, Fedro-Palembang.

Hongkong Kasarung : Dari Budaya Lokal ke Global

Tags

, ,

Mendapat undangan Press Screening Film Hongkong Kasarung dari Blogger Crony, sungguh merupakan satu kesempatan menikmati film Indonesia sebelum Gala Premiere. Walau agak berubah jadwal dari 13.30 menjadi 15.30 tetap sayah tunggu dengan semangat.

Cerita Lutung Kasarung merupakan cerita dari daerah Jawa Barat. Jaman Now ada Hongkong Kasarung, namun bukan cerita lama di bungkus dengan kekinian. Biar Eye catching dan menjadi penasaran buat para penontonya.

Film ini akan tayang 15 Maret 2018 di bisokop seluruh Indonesia. Dengan pemeran utama Sule sebagai Sule, sudah terbaca genre film ini adalah komedi. Namun ternyata eh ternyata ada aksi juga, jadi tidak sekedar drama komedi semata.

Selain itu juga akan disuguhi gambar tentang keindahan Hongkong dan suasana pedesaan di Jawa Barat. Dan kekuatan budaya sunda dengan dialog dialog khas heureuy sunda, menambah segar suasana.

Adegan Sule dan Rebeka dalam film ini membuat sedih sekaligus bikin ngakak saat harus dipisahkan karena keadaan. Tapi bikin saya terpingkal pas adegan ini. Pokona mah seuri terus sayah mah.

Dalam Press Screening ini dihadirkan semua crew dan pemain setelah pemutaran perdana ini. Kesan dari para pemain sangat senang selama pengambilan gambar di Hongkong.

Mc nanya Pamela Bowie pemeran Alien di film ini, kenapa mau sama Sule? Itu semua terjadi karena skenario saya harus mau sama Sule, canda Pamela.

Yang penasaran sama film ini cus aja ke bioskop kesayangan pada tanggal 15 Maret ya, dan nikmati keseruan dan bodornya film ini.

MuvOn, aplikasi Muslim Digital Ecosistem

Tags

,

Setelah SoftLaunching pada bulan November 2017, aplikasi MuvOn terus bertumbuh mengembangkan aplikasi ini menjadi salah satu one stop solution yang bermanfaat bagi ummat. MuvOn menjadi salah satu aplikasi Over The Top yang pertama di Indonesia. Bisa baca juga di sini

Kamis (8/3) Majlis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPI) mensosialisasaikan aplikasi Muvon sebagai bentuk Konvergensi Media yang berada di bawah MPI. Aula Ahmad Dahlan menjadi saksi lahirnya aplikasi ini.
Selain pimpinan TVMu, hadir Prof Dadang Kahmad sebagai Ketua MPI dan Bapak Edi sebagai wakil MPI.

Dawah sekarang sudah memasuki era baru yaitu era Digital, sebagai Gerakan Dawah, Muhammadiyah terus mengikuti perkembangan jaman. Karena dawah itu sangat luas.

Diharapkan dengan hadirnya Muvon ini, amal usaha yang berada di Muhammadiyah bisa bersinergi. Sehingga menjadi satu kekuatan yang lebih besar dengan bersinergi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Diharapkan dengan hadirnya aplikasi ini bisa lebih banyak lagi konten positif yang bisa dihasilkan sehingga manfaatnya akan lebih banyak dirasakan oleh masyarakat.” ujar Prof Dadang dalam kesempatan memberikan sambutanya.

Muvon ini merupakan singkatan dari Muhammadiyah Vision, sesuai dengan visi yang ingin mengembangkan gaya hidup halal di masyarakat digital sekarang ini dengan menggunakan teknologi Over The Top. Semoga dengan adanya ini kebaikan akan terus bisa disebarkan karena dawah itu menjadi kewajiban setiap muslim.

Muvon

Ketua MPI Prof Dadang sedang membeli sembako mengunakan MuvonPay

Alhamdulillah saya bersama beberapa rekan blogger hadir untuk melihat perkembangan Muvon ini. Apa sih yang menarik dari MUVON ini? Fitur utama dari MuVon ini adalah adanya beberapa fitur layanan mobile dalam satu aplikasi, yang terdiri dari fitur LIVE TV &VOD, Market Place, Social Media serta Search Engine. Sehingga orang bisa terlayani kebutuhannya dalam satu aplikasi ini.

Dan hal yang paling baru adalah MuvonPay, dengan hadirnya ini menambah manfaat dari aplikasi ini. Selain dari Google Play, aplikasi ini juga bisa di dapat dengan menggunakan smartphone khusus Muvon salah satu hasil karya anak bangsa. Saat ini juga tiap Majlis dan AUM mendapatkan satu buah HP Muvon.
Pengalaman dengan MuvonPay

Hari ini juga saya download MuvonPay, untuk bisa merasakan langsung bagaimana teknologi dapat mempermudah transaksi. Dan hadir juga beberapa tenant dalam bazzar, sehingga pengalaman menggunakan MuvonPay ini secara langsung.

Pertama download, saldo kita masih nol. Bila ingin melakukan transaksi hal pertana adalah harus TopUp saldo ke merchant yang bekerjasama. Saya juga berkesempat mencoba langsung MuvonPay dengan berbelanja di both SembakoMU. Saya belanja paket sembako Rp 50.000, Paket Ayam Telur Rp 40.000 dan Telur Rp 17.000 total Rp 107.000. Pembayaran yang saya lakukan 100.000 dengan voucher dan kekurangannya 7000 mengunakan MovonPay dan sangat praktis banget.

Semoga dengan hadirnya aplikasi ini bisa memberikan manfaat baik itu materi ataupun inmateri sehingga bisa menunjang gerakan dawah Muhammadiyah.

Mewujudkan Mimpi di Meet Me After Sunset

Tags

,

“..…. Jutaan Tahun Cahaya yang mungkin, harus dinamakan rindu sampai bertemu kembali.Vino

Sebelum Press Screening Film Meet Me After Sunset (MMAS) yang digelar hari Jumat (9/02) di CGV Grand Indonesia Jakarta Pusat. Sayah membaca buku catatan kecil yang ada di pojok CGV tanpa tahu maksudnya apa. Catatan itu pembuka tulisan ini. Namun setelah menyaksikan filmnya ternyata itu merupakan buku catatan harian Gadis. Ternyata memoribilia dari film tersebut yang menghiasi pojok CGV menyambut Press Screening ini. Dari catatan tadi kelihatannya bakal ada kisah romantis anak remaja. Ada pepatah ketika jatuh cinta siapapun bisa berpuisi.

Imajinasi sayah pun berkelebat melihat pojokan itu, ada lilin, wortel, catatan harian, dan baju Tudung Merah yang dipakai Gadis. Saya seperti mencari benang merah dari memoribilia ini, namun sampai masuk studio belum menemukan jawabannya. Dan di Backdrop pemeran utama menggunakan pakaian astronot, ini makin bikin pening kepala sayah.

Tapi ga usah dipikirin lebih lanjut kali yah, mending kita nikmati jalan ceritanya MMAS ini sampai tuntas biar ada jawabannya.

Setelah masuk dan layar di buka, Badan Sensor meloloskan film ini dengan kriteria 13 tahun ke atas. Ini makin bikin sayah pening, kok ada drama remaja buat konsumsi anak SMP. Mau diajarin apa anak anak itu?

Setelah melewati adegan demi adegan ternyata mulai terjawab benang merah dari pojokan tadi. Ceritanya memang mengalir begitunsaja dan banyak kejutan di ending filmnya. Dan kenapa Badan Sensor meloloskan 13 tahun ke atas, sayah tidak melihat adegan yang kontak fisik antara Vino dan Gadis, maupun Gadis dan Bagas. Dan ini sangat berbeda dengan film genre drama remaja. Legalah sayah

Kisah ini diawali dengan kesalnya Vino (Maxime Bouttier) karena harus pindah ke Ciwidey dari Jakarta. Namun kekesalan ini tidak berlangsung lama, setelah bertemu Perempuan bertudung merah dalam gelapnya malam, dan itulah Gadis (Agatha Chealse). Di antara Vino dan Gadis ada Bagas (Billy Davidson) yang sahabat dari kecil Gadis yang selalu menjadi pelindung Gadis.

Konflik yang di bangun dari tiga karakter itu sehingga membuat cerita lebih hidup. Yang menarik dari MMAS ini visualisasi nya sangat bagus tidak harus dengan adegan kontak fisik. Namun kekuatan dari cerita ini yang di bangun. Biar ga penasaran nanti nonton aja ya

Bagi sayah peran Dadang (Yudha Keling) mencuri perhatian dengan logat sunda yang kental dan bodornya itu.

Film besutan MNC Pictures ini akan mulai tayang tanggal 22 Februari di Seluruh Indonesia. Ada satu pesan yang sangat kuat dari MMAS ini tentang berbagi untuk mewujudkan mimpi atau cita cita itu tidak harus menjadi hebat dulu. Siapapun bisa berbagi dengan yang dimilikinya.

Semoga Film Indonesia bisa menjadi Tuan Rumah di negeri sendiri.

Siapa Yang Mengatur Peredaran Fim Indonesia

Tags

,

Jika mengamati perfilman Indonesia yang beredar di Bioskop sangatlah jarang, bahkan tidak semua bioskop yang memutar film Indonesia. Siapakah yang berwenang mengatur pemutaran film Indonesia, Badan Sensor Film ataukah Bioskop? Karena banyak keluhan tidak dapat slot atau layar istilah orang film untuk memutar film produksinya. Jadi siapakah yang akan menonton film Indonesia jika aturannya sangat tidak jelas.

Nah ini terkait dengan Undang-undang Perfilman yang pelaksanaan belum jelas setelah disahkan Delapan tahun lalu, pemerintah tidak melaksanakan UU tersebut bahkan turunannya Peraturan Pemerintah ataupun Keputusan Mentri belum ada sehingga peredaran film Indonesia menjadi tidak jelas.

Film Indonesia sedang mulai tumbuh dengan berbagai genre yang ada, namun kesempatan untuk bisa di tonton oleh masyarakat sangat kecil, karena hanya tampil beberpa hari saja di bioskop dan tidak semua bioskop. Berbeda dengan film internasional selalu mendapat porsi layar lebih banyak. Bahkan bantak judul film yangbtidak sempat tayang di bioskop.

Saya berkesempatan hadir dalam Saresehan PeranSerta Masyarakat Perfilman, di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Selasa ( 9/1). Dihadiri lebih dari 40 insan film dan pemerhati masalah perfilman dan juga Blogger, acara ini dipandu praktisi perfilman Akhlis Suryapati, serta membahas paparan wartawan senior dan kritikus film Wina Armada serta anggota Komisi X DPR-RI Dadang Rusdiana.

“Ketika terjadi silang-sengkarut pendapat dan tindakan yang merugikan Film Indonesia, maka kita menempatkan hukum atau peraturan menjadi acuan untuk mengkritisi semua itu,” kata Akhlis Suryapati. “Sarasehan ini digagas oleh masyarakat perfilman dengan mengajak wartawan film, untuk mengkritisis kondisi perfilman yang sebenarnya, tanpa harus ada kecurigaan-kecurigaan, apalagi kebencian, terhadap pihak-pihak tertentu. Insan film terlalu capek untuk diadu-domba dan terpecah-pecah.”

Sementara itu Wina Armada memaparkan secara fokus, bahwa pemerintah telah melakukan pelanggaran, atau tidak memenuhi kewajibannya, dalam penyelenggaraan perfilman. “Ini bukan pendapat saya, melainkan sesuai undang-undang. Yaitu Undang-undang Nomor 33 tahun 2009 tentang Perfilman,” katanya. “Di Undang-undang ini sangat jelas disebut apa yang harus dilakukan pemerintah, bahkan sangat jelas disebutkan batas waktunya, yaitu satu tahun setelah diundangkan harus menerbitkan Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri. Namun sampai delapan tahun berjalan kewajiban itu tidak dipenuhi. Ada apa ini? Sejak empat atau lima tahun yang lalu, jika ditanya jawabannya selalu sudah dibahas, dipersiapkan, sudah di meja menteri, tinggal ditandatangi, dan sebagainya.”

Menurut Wina Armada, akibat dari ketiadaan peraturan turunan UU Perfilman itu, ketidakadilan berlangsung, terutama dalam penyelenggaraan usaha perfilman. Yang kuat menindas yang lemah. Film Indonesia diperlakukan tidak adil. Produser-produser takut bersuara meskipun usaha filmnya merugi miliaran rupiah, karena khawatir semakin digencet dan tidak diberi kesempatan untuk bisa tetap memproduksi dan mengedarkan filmnya.

“Kami ini membuat film dengan uang miliaran rupiah, Pak. Lenyap begitu saja, karena film kami tidak bisa beredar, atau bisa beredar namun hanya diberi jatah sepuluh atau lima layar. Bayangkan, ada 1500 layar bioskop di Indonesia, dan film Indonesia hanya main di 10 atau 15 layar bioskop. Hanya film-film tertentu milik produser tertentu yang diberi jatah 40 layar sampai 70 layar di hari-hari awal pertunjukan,” kata produser film Evry Joe, yang ‘terpaksa’ curhat dalam sarasehan itu. “Kami ini seperti mengemis di negeri sendiri, Pak. Lalu di mana pelaksanaan undang-undang itu? Di mana payung hukum itu? Di mana komitmen pemerintah yang katanya ingin memajukan film Indonesia dan menjadikan film Indonesia tuan rumah di negara sendiri?”

Menurut Evry Joe, akibatnya di antara produser film Indonesia sendiri terjadi saling curiga, tidak akur, merembet kepada insan film, organisasi-organisasi perfilman tidak bisa kompak. Iklim perfilman menjadi tidak kondusif. Yang diuntungkan oleh keadaan seperti ini, ikut-ikutan nyinyir terhadap yang tertindas.”

Sementara itu Rully Sofyan dari Asirevi mengungkapkan, bahwa UU Perfilman benar-benar terjegal oleh kekuatan politik bisnis yang besar. “Ketika saya menjadi Pengurus Badan Perfilman Indonesia, ikut mengawal dan membahas masalah ini, beberapa Peraturan Pemerintah bahkan sudah ditandatangani oleh Menteri Parekraf pada waktu itu. Perlu sekali lagi ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan karena UU Perfilman mengaturnya demikian. Eh, ternyata masuk-angin juga. Begitu pun DPR yang semula sempat bersemangat membentuk Panja segala, akhirnya masuk angin juga. Jadi UU Perfilman memang terjegal.”

Anggota Komisi X DPRI RI Dadang Rusdiana menyimak semua paparan dalam sarasehan, dan bertekad membawa aspirasi ini ke Komisi X DPRI RI. “Tentu saja kami perlu terus-menerus diingatkan dan didorong seperti ini, karena yang dibahas di DPR itu banyak sekali,” kata Dadang. “ Peran masyarakat melalui media, termasuk media sosial, sangat membantu dalam mendorong DPR maupun pemerintah untuk menindaklanjuti proses-proses legislasi dan monitoring sesuai fungsi dan tugasnya.

Dadang Rusdiana sependapat, UU Perfilman yang ada sudah cukup bagus dan memadai. Kebetulan juga tahun ini tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional di DPR-RI “Persoalannya memang pada implementasi dan tidak diterbitkannya peraturan-peraturan turunannya oleh Pemerintah,” kata Dadang.

Sarasehan Peranserta Masyarakat Perfilman rencananya berlangsung secara berkala, dengan topik berbeda-beda, dalam rangka menuju Kongres Peranserta Masyarakat Perfilman bertajuk ‘Demi Film Pribumi’ di Surabaya pada 2 dan 3 April mendatang. Ayo Kita Dukung Film Indonesia berkwalitas