Siapa Yang Mengatur Peredaran Fim Indonesia

Tags

,

Jika mengamati perfilman Indonesia yang beredar di Bioskop sangatlah jarang, bahkan tidak semua bioskop yang memutar film Indonesia. Siapakah yang berwenang mengatur pemutaran film Indonesia, Badan Sensor Film ataukah Bioskop? Karena banyak keluhan tidak dapat slot atau layar istilah orang film untuk memutar film produksinya. Jadi siapakah yang akan menonton film Indonesia jika aturannya sangat tidak jelas.

Nah ini terkait dengan Undang-undang Perfilman yang pelaksanaan belum jelas setelah disahkan Delapan tahun lalu, pemerintah tidak melaksanakan UU tersebut bahkan turunannya Peraturan Pemerintah ataupun Keputusan Mentri belum ada sehingga peredaran film Indonesia menjadi tidak jelas.

Film Indonesia sedang mulai tumbuh dengan berbagai genre yang ada, namun kesempatan untuk bisa di tonton oleh masyarakat sangat kecil, karena hanya tampil beberpa hari saja di bioskop dan tidak semua bioskop. Berbeda dengan film internasional selalu mendapat porsi layar lebih banyak. Bahkan bantak judul film yangbtidak sempat tayang di bioskop.

Saya berkesempatan hadir dalam Saresehan PeranSerta Masyarakat Perfilman, di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Selasa ( 9/1). Dihadiri lebih dari 40 insan film dan pemerhati masalah perfilman dan juga Blogger, acara ini dipandu praktisi perfilman Akhlis Suryapati, serta membahas paparan wartawan senior dan kritikus film Wina Armada serta anggota Komisi X DPR-RI Dadang Rusdiana.

“Ketika terjadi silang-sengkarut pendapat dan tindakan yang merugikan Film Indonesia, maka kita menempatkan hukum atau peraturan menjadi acuan untuk mengkritisi semua itu,” kata Akhlis Suryapati. “Sarasehan ini digagas oleh masyarakat perfilman dengan mengajak wartawan film, untuk mengkritisis kondisi perfilman yang sebenarnya, tanpa harus ada kecurigaan-kecurigaan, apalagi kebencian, terhadap pihak-pihak tertentu. Insan film terlalu capek untuk diadu-domba dan terpecah-pecah.”

Sementara itu Wina Armada memaparkan secara fokus, bahwa pemerintah telah melakukan pelanggaran, atau tidak memenuhi kewajibannya, dalam penyelenggaraan perfilman. “Ini bukan pendapat saya, melainkan sesuai undang-undang. Yaitu Undang-undang Nomor 33 tahun 2009 tentang Perfilman,” katanya. “Di Undang-undang ini sangat jelas disebut apa yang harus dilakukan pemerintah, bahkan sangat jelas disebutkan batas waktunya, yaitu satu tahun setelah diundangkan harus menerbitkan Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri. Namun sampai delapan tahun berjalan kewajiban itu tidak dipenuhi. Ada apa ini? Sejak empat atau lima tahun yang lalu, jika ditanya jawabannya selalu sudah dibahas, dipersiapkan, sudah di meja menteri, tinggal ditandatangi, dan sebagainya.”

Menurut Wina Armada, akibat dari ketiadaan peraturan turunan UU Perfilman itu, ketidakadilan berlangsung, terutama dalam penyelenggaraan usaha perfilman. Yang kuat menindas yang lemah. Film Indonesia diperlakukan tidak adil. Produser-produser takut bersuara meskipun usaha filmnya merugi miliaran rupiah, karena khawatir semakin digencet dan tidak diberi kesempatan untuk bisa tetap memproduksi dan mengedarkan filmnya.

“Kami ini membuat film dengan uang miliaran rupiah, Pak. Lenyap begitu saja, karena film kami tidak bisa beredar, atau bisa beredar namun hanya diberi jatah sepuluh atau lima layar. Bayangkan, ada 1500 layar bioskop di Indonesia, dan film Indonesia hanya main di 10 atau 15 layar bioskop. Hanya film-film tertentu milik produser tertentu yang diberi jatah 40 layar sampai 70 layar di hari-hari awal pertunjukan,” kata produser film Evry Joe, yang ‘terpaksa’ curhat dalam sarasehan itu. “Kami ini seperti mengemis di negeri sendiri, Pak. Lalu di mana pelaksanaan undang-undang itu? Di mana payung hukum itu? Di mana komitmen pemerintah yang katanya ingin memajukan film Indonesia dan menjadikan film Indonesia tuan rumah di negara sendiri?”

Menurut Evry Joe, akibatnya di antara produser film Indonesia sendiri terjadi saling curiga, tidak akur, merembet kepada insan film, organisasi-organisasi perfilman tidak bisa kompak. Iklim perfilman menjadi tidak kondusif. Yang diuntungkan oleh keadaan seperti ini, ikut-ikutan nyinyir terhadap yang tertindas.”

Sementara itu Rully Sofyan dari Asirevi mengungkapkan, bahwa UU Perfilman benar-benar terjegal oleh kekuatan politik bisnis yang besar. “Ketika saya menjadi Pengurus Badan Perfilman Indonesia, ikut mengawal dan membahas masalah ini, beberapa Peraturan Pemerintah bahkan sudah ditandatangani oleh Menteri Parekraf pada waktu itu. Perlu sekali lagi ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan karena UU Perfilman mengaturnya demikian. Eh, ternyata masuk-angin juga. Begitu pun DPR yang semula sempat bersemangat membentuk Panja segala, akhirnya masuk angin juga. Jadi UU Perfilman memang terjegal.”

Anggota Komisi X DPRI RI Dadang Rusdiana menyimak semua paparan dalam sarasehan, dan bertekad membawa aspirasi ini ke Komisi X DPRI RI. “Tentu saja kami perlu terus-menerus diingatkan dan didorong seperti ini, karena yang dibahas di DPR itu banyak sekali,” kata Dadang. “ Peran masyarakat melalui media, termasuk media sosial, sangat membantu dalam mendorong DPR maupun pemerintah untuk menindaklanjuti proses-proses legislasi dan monitoring sesuai fungsi dan tugasnya.

Dadang Rusdiana sependapat, UU Perfilman yang ada sudah cukup bagus dan memadai. Kebetulan juga tahun ini tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional di DPR-RI “Persoalannya memang pada implementasi dan tidak diterbitkannya peraturan-peraturan turunannya oleh Pemerintah,” kata Dadang.

Sarasehan Peranserta Masyarakat Perfilman rencananya berlangsung secara berkala, dengan topik berbeda-beda, dalam rangka menuju Kongres Peranserta Masyarakat Perfilman bertajuk ‘Demi Film Pribumi’ di Surabaya pada 2 dan 3 April mendatang. Ayo Kita Dukung Film Indonesia berkwalitas

Advertisements

MUVON App Terobosan Baru dari TV Mu

Tags

,

Dalam rangka Ulang Tahun ke 4 TV Mu, melakukan sebuah terobosan baru yaitu membuat aplikasi mobile yang berbasis Over The Top (OTT). Aplikasi OTT itu seperti Youtube, Neflix dll jadi untuk sebuah Stasiun TV ini merupakan yang pertama ada di Indonesia. Aplikasi ini dikembangkan oleh TV Muhammadiyah bersama Digital Media Corp dan Digital Creative Asia dengan nama MUVON Mobile App. Aplikasi ini yang akan memberikan pencerahan kepada para penggunanya.

Saya menjadi saksi lahirnya aplikasi ini, pada hari Kamis (30/11) yang bertempat di Aula Achmad Dahlan, Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya No 62 Jakarta Pusat. mUVON mobile app ini sudah tersedia di Palystore dalam versi beta, insya Allah akhir bulan Februari 2018 akan rilis.

Hadirnya MUVON App ini juga dilandasi visi mengembangkan gaya hidup halal dengan teknologi Over The Top. Ini sesuai dengan Muhammadiyah Vision di mana aplikasi ini untuk menghadirkan kebaikan yang lebih banyak di terima masyarakat. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini kegiatan ekonomi ummat akan lebih berkembang sehingga lebih banyak menebarkan manfaat.

Khairullah Project Director MUVON App ini mengatakan bahwa hadirnya aplikasi ini untuk lebih menghadirkan kebaikan yang bisa di akses semua orang. Apa sih yang menarik dari MUVON ini? beberapa fitur layanan mobile dalam satu aplikasi, yang terdiri dari fitur LIVE TV &VOD, Market Place, Social Media serta Search Engine. Ini fitur utamanya namun dalam aplikasi ini ada beberapa layanan yang dapat memberi manfaat kepada pengunanya, seperti pencarian masjid, sekolah, rumah sakit dan panti asuhan. Sehingga semua ada dalam gengaman kita, jadi tidak perlu susah susah lagi.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Prof Dr H Dadang Kahmad, M.Si sangat mengapresiasi dengan hadirnya aplikasi ini, semoga membawa manfaat yang besar buat Dakwah Muhammadiyah kedepannya. Tantangan dakwah ke depan akan semakin tidak mudah, tentunya perlu alat yang bisa menjangkau ke seluruh pelosok negeri ini.

Semoga langkah kecil ini memberikan manfaat yang sangat besar dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua.

Merangkai Kata Menjadi Ka(r)ya

Tags

, ,

Kembali Kopdar Kaskus Creator diadakan di PlayGround Kaskus. Edisi ketiga ini menghadirkan Genta sang penulis Thread Keluarga Tak Kasat Mata (KTKM) yang sudah tembus 11 juta viewer dan sudah dibukukan bahkan tagl 16 nanti akan Gala Premier Film Keluarga Tak Kasat Mata. Pokonya mah Wow banget deh

Wow Sebelas Juta Viewer untuk sebuah tulisan sungguh sangat banyak sekali, apalagi di Kaskus Creator bisa di konversikan menjadi rupiah. Jadi kebayang ga Genta bisa dapat berapa dari merangkai kata menjadi karya.

Menurut Genta, awalnya tidak senang membaca karena membaca itu bikin ngantuk katanya. Padahal menulis itu pasangannya membaca lho. Dengan banyak membaca akan bertambah wawasan untuk bisa menulis. Nah, saya menulis mengalir saja tidak pernah pakai kerangka, namun selalu membangun mood untuk menulis. Dan KTKM menjadi booming di Kaskus. Proses menulis memang tidak langsung jadi namun membutuhkan proses yang panjang sehingga menghasilkan karya yang disukai.

Selain Genta hadir juga Heidy Suryawan Sutradara KTKM, obrolan semakin seru setelah melihat Thriller KTKM. Tanggal 23/11 film KTKM ini akan hadir di bioskop dengan menawarkan konsep yang berbeda dalam bertutur visualnya menurut sang sutradara.

Genta seorang contoh sukses dari Kaskus Creator, sekarang semua orang bisa sukses seperti Genta di Kaskus Creator. Jadi merangkai kata menjadi karya bukan milik seseorang saja, siapapun bisa asal ada kemauan. Menjadi penulis sekarang banyak sekali jalannya, dan masing masing tulisan mempunyai takdirnya masing masing. Semoga tiap tulisan kita bisa menjadi inspirasi kebaikan.

Yuk kita berkarya untuk membangun negeri ini.

Gerakan Indonesia Sehat, Dimulai dari Le Minerale Water Run 2017

Tags

,

Sehat itu mahal, jika sudah terjadi resiko sakit maka biaya untuk penyembuhan sangat mahal. Lebih baik dilakukan Pencegahan sebelum sakit itu terjadi. Pola hidup sehat harus mulai ditumbuhkan dalam diri masing masing untuk mencegah sebelum terjadi. Karena kehidupan di kota besar yang sangat padat, untuk beraktifitas fisik agak susah dilakukan jika tidak punya kebiasan hidup sehat.

Saat ini banyak sekali penyakit degeneratif yang dialami oleh warga seperti stroke, tekanan darah tinggi, kolesterol maupun diabetes. Hal ini menjadi tantangan dan tanggung jawab kita bersama untuk bisa mencegahnya dengan sebuah gerakan hidup sehat, dengan tiga pilar pendukung nya yaitu, Move Right yaitu olahraga ringan yang teratur, Eat Right, konsumsi makanan bergizi yang seimbang dan Drink Right, konsumsi air mineral yang alami.

Melanjutkan kesuksesan kampanye di tahun 2016, Le Minerale bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengkampanyekan “Gerakan Indonesia Sehat” dengan melalui pola hidup sehat tadi diatas. “Le Minerale Water Run 2017” menjadi bagian awal dari kampanye Gerakan Indonesia Sehat itu. Diharapkan dengan adanya program ini masyarakat lebih aware terhadap kesehatan, dengan pola hidup sehat seperti Olahraga, Makan dan minum yang sehat.

“Sebagai komitmen Le Minerale dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, di tahun ini kami bersama sama IDI kembali kampaye Gerakan Indonesia Sehat dengan tujuan untuk mensosialisakan pentingnya pemahaman mengenai hidup sehat yang benar dengan melalui tiga pilar, Move Right, Eat Right dan Drink Right” ujar Bapak Febri Satria Hutama, sebagai Marketing Manager RTD Coffee & Water PT Mayora Indah Tbk.

Beberapa tahun terakhir ini, lari sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Lomba lari 5K sampai ultra marathon pun sudah banyak di gelar. Sehingga masyarakat juga terpacu untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berlari, asal jangan lari dari kenyataan aja itu tidak baik. Nah kampanye Gerakan Indonesia Sehat melalui acara “Le Minerale Water Run 2017”. Dengan acara ini diharapkan pesan tentang pola hidup sehat makin tersampaikan kepada masyarakat. Lomba ini merupakan Fun Run untuk mengedukasi masyarakat, ada dua katagori lomba Fun Run 5K dan Family Run 2K. Acara ini akan diselenggarakan di FX Lifestyle Center Sudirman, pada hari minggu (26/11). Memulai hidup sehat itu mulai dari diri kita sendiri.

Pola hidup sehat itu memang perlu kita usahakan, tidak hanya sekedar wacana saja. Seperti kata Reisa Broto Asmoro, yang selalu menyempatkan olahraga ringan setiap hari di sela kesibukannya yang padat. Selain itu juga memperhatikan asupan makanan dan minuman yang seimbang. Terutama dalam kondisi hamil, asupan gizi harus seimbang untuk kesehatan janin yang berada dalam kandungan. Untuk minum saya selalu menggunakan air yang mempunyai kandungan mineral alami, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari tegas Reisa.

dr Ulul Albab SpOG menekankan pentingnya penerapan ketiga pilar secara bersamaan bagi kesehatan tubuh kita. “Untuk memiliki pola hidup sehat, setiap individu perlu melakukan olahraga yang cukup dan teratur setiap hari agar tubuh tetap segar dan proses penuaan dapat diperlambat. Selanjutnya, menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh pun diperlukan dengan menjamin gizi seimbang untuk mencukupi kebutuhan nutrisi. Yang tidak kalah penting adalah asupan air mineral yang berfungsi sebagai kofaktor dan katalisator bagi kerja organ-organ tubuh manusia” ujar beliau dalam kesempatan konferensi pers.

Jadi ayo kita mulai gerakan tubuh kita, makan yang seimbang dan minum air mineral yang baik.

Kuy kita lari

9 Tahun Aston Marina Ancol

Tags

,

Dalam sebuah bisnis mencapai usia 9 tahun bisa dikatakan bisnis yang lancar jaya. Artinya bisnisnya stabil bisa berjalan selama ini. Saya di undang untuk menghadiri perayaan 9 tahun Aston Marina pada hari jumat (10/11). Perayaan ini merupakan rangkaian acara yang diadakan oleh Aston Marina, seperti pembukaan, fashion show, live cooking, beauty class dan coffee clinic. Semua acara berlangsung dari tanggal 10-12 November 2017 di sekitar Lobby Hotel.

Suasana saat pembukaan sangat meriah sekali dengan ditandai pemotongan tumpeng oleh Bapak Achmad Noer Ardan selaku General Manager Aston Marina Ancol. “Saya sedikitnya bersyukur kami telah eksis selama sembilan tahun di Jakarta Utara, semoga kedepannya tetap eksis keberadaannya,” ujar Achmad Noer Ardan. Setelah pemotongan tumpeng dilanjutkan peragaan busana dengan menampilkan koleksi Batik Gobang dari desainer Ethys Mayoshi yang menampilkan Batik dengan tema Budaya Jakarta. Kegiatan pembukaan ini berakhir dengan ramah tamah dengan para undangan.

Live Cooking

Saya juga hadir pada hari minggu untuk bisa belajar memasak pasta dari Chef Greg dengan mengunakan margarin Forvita dan Minyak Goreng Tropical. Biasanya olahan pasta itu selalu mengggunakan Olive Oil untuk memasakanya, namun dengan mengunakan margarin saja ternyata tidak kalah rasanya.

Chef Greg memberikan cara masak pasta itu seperti apa. Merebus pasta jangan sampai matang, karena nanti akan kita masak lagi dengan bumbu lainnya. Biar kematangan pas sehingga tidak over cook. Ternyata masak itu mudah sekali tinggal kemauan kita saja untuk belajar dan mau memulainya.

Klinik Kopi

Rangkaian acara peringatan 9 tahun Aston Marina adalah klinik kopi dan ini acara yang saya tunggu tunggu sekali. Bisa belajar kopi langsung dari pakarnya. Karena kopi itu makin kita belajar makin banyak yang belum tahunya.

Klinik kopi ini menghadirkan dr Anti yang membahas kopi dari segi kesehatan, Ramdhani dari Javabika yang mengulas tentang kopi dan Barista dari Aston Marina yang memberikan pengentahuan tentang cara mengolah Latte Art.

“Jangan ada gula di antara kopi” mungkin inilah yang harus di mulai untuk belajar menikmati kopi. Karena karakter kopi dari satu daerah dan daerah lainnya sangat berbeda. Jika ada gula di antara kopi maka hilanglah cita rasa kopi tersebut. dr Anti menyebutkan sekitar 2-3 cangkir kopi dalam sehari yang aman buat di konsumsi oleh kita. Tapi tanpa gula kopinya ya …… biarlah kopi membuktikan pahit mana kopi atau kisah cintamu.

Ciri foam susu yang baik itu ketika diletakan sendok teh tidak tengelam, berarti foam yang di buat bagus.

Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk membuat kopi Latte dari mulai bikin esspreso dan membuat Flothing Susunya. Kalau dari segi rasa kopi yamg saya buat tidak kalah dari Barista, namun dari segi Latte Artnya ancur deh ga berbentuk apa. Maklum lah ini pertama kali membuat Latte. Dan terus harus belajar untuk membuat sebuah bunga roseta ataupun hati.

Acara ini di kemas sangat menarik dengan moderator Faundra Hanutama Markom Manager Aston Marina. Di acara ini dibagikan vocher menginap di Aston Marina buat yang bagus membuat Latte Art.

Dengan berakhirnya klinik kopi, maka berakhir pula rangkaian acara peringatan 9 Tahun Aston Marina. Semoga terus bertumbuh dan sukses

Pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender

Tags

, ,

Dalam rangka menarik partisipasi dari masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) menggelar pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender. Ada empat puluh orang peserta yang mengikuti pelatihan ini, terdiri dari unsur Pers Mahasiswa, Blogger dan Media. Pelatihan ini merupakan batch kedua diselenggarakan di Hotel Harris Bekasi dari Kamis sampai Jumat (9/11).

Dalam pembukaan pelatihan ini Ibu Emi Agustina Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat KPPPA mengharapkan partisipasi dari masyarakat bisa mendukung program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Karena SDM Kementrian tenaganya sangat terbatas dengan jangkauan seluruh Indonesia, maka diharapkan masyarakat bisa membantu kementrian dalam sosialisasi program. Sinergi dari masyarakat ini harus di bangun bersama KPPPA, adapun yang diharapkan bisa bersinergi adalah Lembaga Riset, Media, Organ Keagamaan, Akademisi, Dunia Usaha, Organ Kemasyarakatan, Pemerintah Daerah, tentunya juga Blogger bisa bersinergi.

Dalam dua hari peserta dibekali bagaimana cara merencanakan peliputan dengan perspektif Gender. Sehingga isue tentang gender ini akan terus bergulir di masyarakat. Sehingga masyarakat bisa belajar tentang isue Gender yang sedang berkembang. Gender tidak hanya bicara tentnag jenis kelamin saja, namun lebih luas lagi.

Dengan dibekali ilmu ini diharapkan kemampuan literasi peserta bertambah sehingga dapat terbentuk komunitas literasi media yang punya minat kepada masalah gender ini. Sehingga akan lebih masif berita yang akan di buat. Diharapkan tahun depan ada tindak lanjut dari pelatihan ini, dari dua batch pelatihan akan di pilih 40 peserta untuk materi lebih dalam lagi.

Alhamdulillah saya menjadi salah satu peserta mengikuti pelatihan ini, sehingga menambah wawasan dalam perencanan liputan. Selain materi kita juga berdiskusi tentang materi gender yang beredar di masyarakat. Bagaimana kita melihat perspektif gender dalam sebuah pemberitaan. Dalam diakusi seru banget, jadi banyak angle kita bisa melihat dari satu kasus. Ini memperkaya wawasan kita dalam merencanakan peliputan.

Dalam pelatihan ini, selain materi diberikan kepada peserta, juga diberikan tugas untuk merencanakan peliputan yang berbasis gender ini. Dari tugas ini dipilih Lima orang yang terbaik dalam membuat rencana peliputan berbasis gender ini. Alhamdulillah saya menjadi satu dari lima orang tersebut.

Yang saya rasakan adalah banyak sekali manfaat yang bisa saya ambil dari pelatihan ini. Semoga saya bisa menjadi bagian yang dapat membantu KPPPA, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media tulisan. Sehingga lebih banyak orang yang bisa mendapatkan pencerahan dan tentunya Indonesia harus lebih baik.

Jempolmu Harimaumu

Tags

,

Hoax

Ada ungkapan yang hits jaman now adalah “Jempolmu Harimaumu” dapat diartikan celotehan di sosial media (Sosmed) bisa menjadi petaka bagi diri sendiri jika tidak hati hati. Karena kita ingin eksis di sosmed. Namun tidak dipungkiri sosmed juga dapat menjadi jalan buat menjadi terkenal di dunia nyata secara instan.

Anak Milenial tidak bisa lepas dari gawai dan eksis di sosmed. Hampir semua kegiatan berkaitan dengan gawai. Jika gawai tertinggal jadi galau karena mati gaya. Gawai menjadi salah satu sumber informasi. Informasi begitu deras masuk dalam gawai kita melalui BroadCast Message atau lainnya, jika tidak hati hati bisa membawa kita ke hotel prodeo. Karena melanggar UU ITE no 11 tahun 2008.

Jaman sekarang informasi begitu mudah di dapat, namun validitas dari informasi perlu kita verifikasi karena hoax sudah sangat merebak masuk dalam gawai kita. Kita harus pandai memilah dan memilih berita yang kita terima, terutama jika akan kita bagikan lagi kepada jaringan pertemanan kita.

Jadi kita bisa menghindar dari berita Hoax, karena akan mengancam keberagaman dan kehidupan bernegara kita. Masyarakat jadi berdebat dengan sesuatu berita yang tidak benar dan bisa mengancam perpecahan.

Apa itu Hoax?

Sebelum jauh bicara tentang hoax, mari kita cari tahu secara jelas definisinya. Hoax atau pemberitaan palsu adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, maupun April Mop. Sumber dari sini.
Jadi hoax itu adalah informasi yang tidak benar namun di buat seolah olah menjadi benar dan logis, sehingga masyarakat ikut menyebarkan berita ini tanpa disadari.

UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) no 11 Tahun 2008

Sejak tahun 2008 kita punya UU ITE yaitu nomor 11. Uu ITE no 11 tahun 2008 pasal 28, yaitu :
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Apa kaitan antara Hoax dan UU ITE?

Tadi sudah dijelaskan bahwa dalam gawai kita masuk berbagai informasi, terkadang kita ikut membagikan berita atau informasi tersebut walau belum tahu tentang kebenaranya. Sosial media yang kita miliki sudah bisa menjadi sarana untuk berbagi macam berita. Jika tidak hati hati dalam bersosmed jaman now bisa bisa kita di tahan karena UU ITE. Sudah ada beberapa contoh yang di tangkap akibat UU ITE ini.

Nah jadi sebagai warganet kita harus cerdas dalam bersosmed. Biasanya dengan membaca judul headline yang bombastis langsung membagikan kepada yang lain. Kadang judul dan isi berita tidak sama, kita harus membaca sampai tuntas jangan hanya judul berita saja. Apalagi kita akan membagikan lagi kepada warganet yang lain, kita harus betul paham apa yang ada dalam berita itu. Jadi membaca itu satu hal yang sangat penting sebelum kita berbagi dengan yang lain, ini akan meminimalisasi kesalahan.

UU ITE sudah cukup lama ada, namun masyarakat masih sangat senang untuk membagikan berita hoax. Mestinya kita juga bisa melihat sumber beritanya, dari media yang sudah kredibel atau dari media online ala ala. Filter pertama memang adalah diri kita, kita bisa memilah dan memilih berita yang bisa kita bagikan.
Karena banyak media online ala ala yang hanya memikirkan trafik websitenya saja, dengan judul bombastis, menarik orang klik dan share. Nah yang bisa membatasi informasi adalah diri kita sendiri.

Nah setelah tahu apa itu hoax dan UU ITE, apa yang bisa kita lakukan untuk bisa menjaga keberagaman di Indonesia? Sebuah pertanyaan besar yang harus bisa di jawab oleh kita sebagai warga negara. Pertama adalah kita tidak langsung membagikan berita yang kita terima. Kedua, Cros Chek kebenaran informasi atau berita, ketiga jika tidak valid, cukup sampai diri kita saja. Tidak membagikan lagi kepada orang lain.

Berdasarkan data Kementrian Komunikasi dan Informatika ada sekitar 40.000 situs penyebar hoax. Mereka memanfaatkan rasa keingintahuan dan penasaran masyarakat, sehingga produksi berita palsu seperti yang ditulis independen.id.

Salah satu cara untuk menekan hoax ini adalah dengan memperbanyak tulisan inspiratif sehingga orang semakin terpacu untuk berbuat baik. Dengan banyak tulisan akan memperkecil laju pertumbuhan hoax. Bisa di baca juga tentang hal ini di independen.id.

Ingat bahwa Jempolmu Harimaumu, bijaklah dalam bersosial media.

Kang Dudi

NB

Keterangan Foto Dokumentasi Pribadi kecuali ilustrasi Hoax sumber dari internet

Bisa Nonton Dimana Saja Kapan Saja

Tags

, ,

Dunia digital memang merubah gaya hidup masyarakat. Banyak perubahan yang terjadi, dalam transportasi muncul ojek online dan aplikasi pemesana tiket.

Aplikasi untuk android hampir tiap hari nambah, artinya banyak sekali yang bisa merubah kebiasaan kita sebelumnya. Nah saya nemu satu aplikasi Super Nonton. Dengan aplikasi ini kita bisa menikmati film dan acara acara TV di mana saja dan kapan saja.

Jika hidup seperti di Jakarta kadang waktu itu habis di perjalanan saja. Menembus kemacetan ibukota seakan tidak pernah habisnya. Nah waktu seperti ini kita bisa manfaatkan untuk menonton dengan bantuan aplikasi Super Nonton-nya XL. Jadi waktu menunggu bisa lebih efektif digunakan. Bahkan sambil makan siangpun masih bisa menikmati film dan acara kegemaran kita.

Dan yang pasti ga bakalan bete lagi, karena ada yang nemenin terus dalam gengaman. Waktu kita menjadi lebih efektif tidak ada yang menjadi percuma. Karena hidup itu hanya sekali, memaksimalkan waktu adalah keharusan.

Yuk kita maksimalkan waktu kita.

Kang Dudi

Semangat Berwirausaha Bersama Agung Podomoro

Tags

, , ,

Plaza Kenari MasTahun 2017 memang bukan tahun yang mudah untuk dilalui dalam hal perekonomian Indonesia. Namun bukan hal yang sulit juga untuk tetap bisa berusaha mencapai satu kesuksesan yang ada. Di balik kesusahan selalu ada kemudahan yang menyertainya.

Ada pepatah mengatakan “Dimana ada kemauan di situ pasti ada jalan. Bagi seorang entrepreneur tidak ada kata lain selain maju terus. Tidak ada istilah putus asa dalam berusaha meraih kesuksesan itu, walaupun perlu pengorbanan yang tidak sedikit.

Anak muda sekarang lebih banyak yang tertarik untuk berwirausaha dibandingkan dengan menjadi pegawai. Semangat ini terus tumbuh dalam masyarakat, sehingga akan meningkatkan ekonomi Indonesia. Semangat ini perlu didukung oleh semua baik itu pemerintah dengan peraturan yang tidak memberatkan pengusaha dan juga pengusaha yang saling bersinergi untuk membangun ekonomi ini. Sektor ini masih sangat terbuka lebar untuk bisa di garap dengan serius.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan omzet dagangan, salah satunya adalah pemilihan lokasi dagang. Bagi seorang bisnismen sebuah lokasi dagang merupakan sebuah kunci keberhasilan. Karena dengan lokasi stategis akan mendatangkan banyak pengunjung yang bisa meningkatkan transaksi, sehingga omzet dari dagangannya meledak. Kalau omzet meledak pasti untung, ini yang diharapkan oleh pedagang. Namun pembeli juga merasa diuntungkan dengan lokasi yang strategis ini. Jadi semua orang merasa untung.

Bagi pengembang seperti Agung Podomoro Land (APL) ini selalu menekankan lokasi yang strategis dalam pembagunan Trade Mall (™) biar semua bisa orang bisa merasakan untung. Sehingga semua merasakan senang dalam bertransaksi. Seperti ™ Plaza Kenari Mas ini berada di kawasan yang sangat strategis di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat. Lokasi yang sangat mudah di jangkau dari mana saja, sehingga memudahkan para pembeli untuk datang. TM Plaza Kenari Mas yang menempati luas sekitar 1,2 hektar, saat ini masih meyediakan kios yang bisa di beli atau di sewa. Sejak di pegang APL, jumlah kios yang awalnya 300 kios yang tersewa dari 1.400 yang ada, saat ini sudah mendekati 1.000 kios yang tersewa atau terjual.

Berbeda dengan konsep Mall biasa, Trade Mall ini lebih banyak menyediakan toko toko kecil, bukan tenan besar yang menyewa di sini. Jadi lebih banyak pedagang yang buka toko di Trade Mall ini sehingga bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat. Konsep Trade Mall ini ke depan akan lebih berkembang karena bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat. Dengan konsep ini semua bisa merasakan untung, bagi pembeli, penjual dan pengembang.

Menilik sejarah panjang berdirinya Plaza Kenari Mas ini, berawal ada sekitar 70-an pedagang kaki yang berdagang alat teknik dan sanitasi, lalu berkembang menjadi kios kios kecil. Dan pada akhirnya menjadi gedung permanen yang di isi oleh pedagang pedagang kecil tadi.
Kebutuhan akan produk yang berkwalitas dan terjangkau yang sangat meningkat di masyarakat. Kini Plaza Kenari Mas sudah sangat di kenal sebagai pusat grosir alat teknik dan sanitasi yang besar di Jakarta ini, bahkan di Indonesia.

Dengan berkembanganya perdagangan di kawasan ini, maka Agung Podomoro pun mengubah konsep menjadi sebuah Specialities Trade Mall yang menyediakan alat listrik dan elektrikal, Lampu, LED, Lampu Hias dan Assecories-nya, Sanitari, Pompa dan Filter Air, Tools & Hardware, Kunci & Handel Pintu, kompor dan peralatan dapur, bahkan alat-alat safety. Trade Mall yang modern dengan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada penjual dan pembeli yang bertransaksi di sini. Sehingga semua di buat senang, semua merasa untung dengan bertransaksi di Plaza Kenari Mas ini sehingga omzet pedagang bisa meledak ledak.

APL juga membuat program “TM Vaganza-2 2017 dengan tema Belanja Untung”. Meneruskan program yang sama di tahun 2016 karena berhasil meningkatkan kunjungan dan omzet perdagangan di Trade Mall. Program ini merupakan apresiasi Manajemen APL kepada pengunjung dan tenan yang berjualan di Trade Mall. Dengan adanya program ini makin terdongkrak omzet para tenan yang berjualan di Plaza Kenari Mas. Jadi semua orang untung, dengan begini semangat entrepreneur makin membesar di Indonesia.

Yuk Bangun Semangat Wirausaha Indonesia.

Kang Dudi

Cerita Viral Bisa Menjadi Uang

Tags

,

Untuk yang hobi menulis ada platform untuk sarana menulis dan menghasilkan uang. Di Kaskus Creator ini, setiap view dihargai satu rupiah. Kebayang jika punya tulisan viral dengan viewer jutaan sudah menghasilkan Uang Jutaan juga.

Kaskus Creator menghadirkan penulis penulis yang mempunyai viewer di atas tiga juta view. Wow kebayang ga sih dapat berapa rupiah. Dalam acara Kopdar, pada hari Jumat (20/10) di Playground Kaskus Lantai 10 Menara Palma dua.

Tema yang di angkat dalam kopdar kali ini adalah “Merangkai Kisah Misteri” Suasana pun di buat cukup horor. Namun ternyata eh ternyata pas acara di mulai mah sudah seperti stand up comedy aja. Gokil abis…. Apalagi MC AB heboh banget.

Pembicara pertama Mas Koko Nata (Forum Lingkar Pena) menerangkan bagaimana cara menulis yang efektif. Karena sekarang kebanyakan orang baca di gadget, jadi lebih baik maksimal 500 kata jika menulis. Lebih dari itu mata sudah lelah untuk membaca, bisa kriting mata. Untuk menulis 500 kata ini bisa diselesaikan dalam satu jam. Syaratnya internet dimatikan ketika menulis, biar lebih fokus tidak bercabang. Jika ada data yang kurang kasih catatan saja dulu di tukisan itu, nanti cari data tambahan.

Pembicara kedua Mas WN dengan ID Kaskus Kulon Kali, yang hits dengan buku “100 tahun Setelah Aku Mati” dengan viewer tiga jutaan ini. Wajah WN itu mirip dengan Jokowi menurut Kak Denis dari Komunitas ISB. Proses kreatifnya di mulai dari mendengarkan cerita dari temannya dan di olah kembali menjadi cerita. Dan ceritanya menjadi viral pake banget, sehingga sekarang sudah menjadi sebuah buku. Keren kan….

Udah ada contoh yang keren begitu masih belum mau gabung?

Mbah Mijan lebih menempatkan posisi sebagai pembaca, bahwa cerita yang berdasarkan true story akan lebih mengena banget. Contohnya tulisan Mas WN itu kena banget, ujar mbah Mijan

Nah di http://www.creator.kaskus.id ini bisa menulis apapun tanpa dibatasi genre. Namun asal tulisan bertanggungjawab dan berkwalitas. Yang suka puisi bisa nulis, yang suka misteri bisa nulis. Jadi platform yang bisa menyentuh seluruh kalangan.Saatnya mulai menulis dan berkarya untuk menebar inspirasi.

Kuy ah